Penumpang Whoosh Diprediksi Naik 15 Persen saat Libur Panjang

Newswire
Newswire Minggu, 31 Mei 2026 05:37 WIB
Penumpang Whoosh Diprediksi Naik 15 Persen saat Libur Panjang

Kereta api cepat Jakarta-Bandung Whoosh. - Antara

Harianjogja.com, BANDUNG—PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memproyeksikan terjadi peningkatan volume penumpang kereta cepat Whoosh sekitar 15 persen pada momentum libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Waisak dan Hari Lahir Pancasila.

Peningkatan tersebut terlihat dari tingginya minat masyarakat yang melakukan perjalanan antarkota, khususnya dari Jakarta menuju Bandung untuk keperluan berlibur selama periode libur nasional.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan penjualan tiket Whoosh telah mencapai sekitar 12.000 tiket dan diperkirakan akan meningkat hingga sekitar 20.000 penumpang selama periode tersebut.

“Jumlah tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan volume penumpang pada hari biasa,” kata Eva di Bandung, Sabtu.

Selain itu, tingkat okupansi perjalanan juga tercatat tinggi, bahkan berada di atas 80 persen pada jadwal keberangkatan dari Stasiun Halim mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

Eva menjelaskan bahwa peningkatan mobilitas ini didominasi oleh penumpang yang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung, yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata dan mengunjungi sejumlah destinasi di Jawa Barat.

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang juga didukung oleh berbagai fasilitas layanan yang disediakan KCIC, baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta Whoosh.

“Whoosh menyediakan berbagai fasilitas pendukung kebutuhan perjalanan penumpang, salah satunya layanan pengisian daya atau stop kontak di area ruang tunggu stasiun maupun di dalam kereta untuk berbagai perangkat penumpang,” tutur Eva.

Meski demikian, KCIC mengingatkan penumpang agar tetap mematuhi aturan penggunaan fasilitas listrik selama perjalanan. Penumpang diminta tidak menggunakan terminal listrik tambahan, perangkat berdaya besar, maupun perangkat modifikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk tidak mencabut atau melepas perangkat secara paksa serta tidak meninggalkan perangkat elektronik yang sedang diisi daya tanpa pengawasan.

Eva menegaskan bahwa fasilitas stop kontak yang tersedia di stasiun maupun dalam kereta Whoosh hanya diperuntukkan bagi kebutuhan perangkat pribadi penumpang selama perjalanan.

Peningkatan layanan dan pengawasan ini menjadi bagian dari upaya KCIC dalam menjaga kenyamanan sekaligus keselamatan penumpang di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur panjang tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online