Mensos Laporkan Bansos dan Sekolah Rakyat ke Prabowo
Mensos Saifullah Yusuf melaporkan perkembangan bansos tepat sasaran, pemutakhiran data, dan Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo.
Kereta api cepat Jakarta-Bandung Whoosh. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kembali mengingatkan penumpang Whoosh untuk lebih cermat menjaga barang bawaan, terutama saat berpindah dari ruang tunggu ke kereta maupun ketika turun di stasiun tujuan. Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya temuan barang tertinggal di dalam rangkaian.
Banyak barang kecil seperti tumbler, tas, topi hingga perhiasan kerap tertinggal di kursi penumpang. KCIC menyebut pengumuman rutin terus dilakukan melalui petugas stasiun dan awak kereta agar penumpang tidak melewatkan barang pribadi sebelum turun.
Untuk membantu penumpang, KCIC menyediakan layanan “lost and found” di seluruh stasiun Whoosh. Barang ditemukan akan diamankan dan dapat diambil setelah penumpang menyampaikan ciri-cirinya melalui customer service, contact center 150909, hingga WhatsApp resmi.
Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengatakan, sosialisasi mengenai barang bawaan rutin disampaikan melalui pengumuman petugas di stasiun dan di dalam kereta.
“Pastikan tidak ada barang yang tertinggal di kursi atau di dalam kereta. Barang-barang seperti tumbler, tas, kantong plastik, makanan, topi, hingga jam tangan atau perhiasan sering kali tertinggal,” kata Emir di Bandung, Sabtu.
Emir mengatakan, imbauan serupa juga disampaikan saat kereta tiba di stasiun tujuan. Penumpang diminta memastikan kembali barang bawaan dengan memeriksa kursi maupun kantong penyimpanan di depan kursi sebelum turun.
“Di layanan Whoosh, kami secara rutin mengingatkan kepada penumpang, baik saat berada di stasiun maupun di kereta. Di stasiun kami mengingatkan agar sebelum masuk area masuk, penumpang memastikan tidak ada barang yang tertinggal di ruang tunggu,” katanya.
Ia menjelaskan, KCIC memiliki layanan "lost and found" di seluruh stasiun Whoosh. Penumpang yang merasa kehilangan dapat melapor ke layanan tersebut atau melalui nomor panggilan (contact center).
Penumpang yang ingin melapor dapat menghubungi layanan "customer service" di stasiun, "contact center" KCIC 150909, WhatsApp (WA) 08118888111 atau dapat menghubungi langsung melalui akun Instagram @keretacepatid.
“Barang yang ditemukan oleh petugas akan diamankan. Penumpang bisa menyampaikan ciri-ciri barangnya untuk pengambilan,” katanya.
Selain barang kecil, petugas juga kerap menemukan koper, telepon genggam, hingga dompet yang tertinggal di dalam kereta. Barang yang berhasil ditemukan dan terverifikasi akan dikembalikan kepada penumpang.
Pihaknya akan memeriksa detail laporan sesuai perjalanan penumpang dan mencocokkannya dengan register barang yang ditemukan. "Jika barang ditemukan atau diserahkan oleh penumpang lain, pasti kami simpan dengan baik,” kata Emir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensos Saifullah Yusuf melaporkan perkembangan bansos tepat sasaran, pemutakhiran data, dan Sekolah Rakyat kepada Presiden Prabowo.
KPK umumkan harta kekayaan Presiden Prabowo Subianto 2025 mencapai Rp2,06 triliun. Ini rincian lengkap asetnya.
Simak cara cetak STNK setelah bayar pajak online lewat SIGNAL. Praktis, tanpa antre, dan resmi berlaku 2026.
Nadiem Makarim tampil dengan gelang detektor saat sidang kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Kini berstatus tahanan rumah.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.