Sidang Perdana Yaqut dalam Kasus Kuota Haji Digelar 11 Agustus 2026
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.
Ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa skema pembiayaan saja tidak cukup, melainkan harus disertai dengan pendampingan usaha yang berkelanjutan.
Menurut Maman, pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam membantu pelaku UMKM, khususnya segmen ultra mikro dan super mikro, untuk berkembang dan mandiri. Selain meningkatkan kapasitas usaha, model ini juga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman informal yang kerap membebani.
“Pembiayaan yang diiringi pelatihan dan pendampingan akan menciptakan pelaku usaha yang lebih tangguh dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Pemerintah saat ini memperluas akses pembiayaan melalui berbagai kolaborasi strategis, salah satunya dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Program yang dijalankan PNM dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong ekonomi kerakyatan, terutama bagi kelompok masyarakat di lapisan terbawah.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menempatkan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai prioritas nasional. Fokus intervensi diarahkan pada masyarakat dalam kelompok desil satu dan dua, yakni kategori sangat miskin dan miskin.
Berdasarkan data pemerintah terbaru, angka kemiskinan ekstrem di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan dan ditargetkan mendekati nol persen dalam beberapa tahun ke depan. Program pembiayaan ultra mikro menjadi salah satu pilar utama dalam mencapai target tersebut.
Maman juga meninjau langsung pelaksanaan program PNM Mekaar di Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur. Program ini menyasar perempuan pelaku usaha ultra mikro dengan memberikan akses modal sekaligus pendampingan usaha secara rutin.
Ia menilai PNM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan keuangan formal. Dengan pendekatan berbasis kelompok dan pendampingan intensif, program ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pembiayaan tanpa edukasi tidak akan memberikan dampak maksimal. Oleh karena itu, setiap nasabah tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga pelatihan manajemen usaha, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan.
“Kekuatan ekonomi nasional bertumpu pada akar rumput. Para ibu pelaku usaha ini adalah motor penggerak ekonomi di daerah,” ujarnya.
Hingga 2026, PNM tercatat telah melayani jutaan nasabah ultra mikro di seluruh Indonesia dengan total penyaluran pembiayaan yang terus meningkat setiap tahun. Mayoritas penerima manfaat adalah perempuan yang menjalankan usaha skala kecil di sektor perdagangan dan produksi rumahan.
Dengan sinergi antara pembiayaan dan pendampingan, pemerintah optimistis UMKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi nasional sekaligus solusi konkret dalam menekan kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar pelatihan karier, beasiswa, dan motivation letter bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.
Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di semifinal Piala Presiden 2026 dan memastikan tiket ke partai final.
Pasien obesitas dengan berat badan hampir 300 kilogram di Sragen meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di ICU RSSP Sragen.
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.