Korlantas Terapkan Face Recognition di ETLE, Pelat Palsu Dibidik
Korlantas Polri menerapkan face recognition pada ETLE untuk mengidentifikasi pelanggar meski memakai pelat nomor palsu atau tanpa TNKB.
Manasik haji interaktif di Sleman hadirkan pengalaman belajar ibadah yang seru, edukatif, dan membentuk karakter sejak dini. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN –Sebuah agroeduwisata menghadirkan terobosan baru dalam mengenalkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda. Melalui program manasik haji interaktif, destinasi wisata Nara Kupu yang berlokasi di Sleman menyulap simulasi ibadah menjadi pengalaman belajar yang seru sekaligus menyentuh sisi spiritual peserta didik.
Program ini didesain sedemikian rupa agar peserta, mulai dari jenjang PAUD, TK, hingga SMA, dapat merasakan atmosfer Tanah Suci secara nyata. Siswa tidak hanya duduk diam mendengarkan teori, melainkan terjun langsung melakukan ritual ibadah seperti mengenakan kain ihram, melakukan tawaf mengitari replika Kakbah, berlari-lari kecil dalam prosesi sa'i, hingga merasakan kekhusyukan wukuf di Arafah.
Skema praktik langsung ini bertujuan agar anak-anak bisa memetik makna mendalam di balik setiap rukun haji. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi media efektif untuk menanamkan nilai moral sejak dini.
"Anak-anak belajar kesabaran, kebersamaan, dan kedisiplinan. Ini bukan hanya edukasi, tapi juga pembentukan karakter," ungkap Pemilik Agroeduwisata Nara Kupu Jogja, Rayhan Christian Siego, Kamis (16/4/2026).
Tidak hanya menyasar segmen pelajar, program manasik di NKJ juga menjadi solusi bagi para calon jemaah haji dan umrah dewasa. Fasilitas yang tersedia kerap dimanfaatkan sebagai lokasi gladi bersih guna memantapkan kesiapan mental dan fisik sebelum mereka bertolak ke Arab Saudi.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pihaknya berkomitmen untuk terus memoles konsep agar edukasi ini menjadi memori yang berkesan bagi setiap pengunjung. "Kami ingin menjadikannya agenda rutin yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan dan membekas," kata Marketing & Event Manager Nara Kupu Jogja, Tomy Tri Ivananto.
Ke depan, pihaknya berencana memperluas fasilitas dan menyempurnakan konsep agar semakin relevan dengan kebutuhan generasi masa kini. Ambisinya adalah menjadikan lokasi ini sebagai destinasi unggulan di DIY yang mampu mengawinkan aspek wisata, edukasi, dan religi dalam satu paket lengkap.
Pendekatan yang digunakan sangat dinamis, yakni menggabungkan unsur permainan tanpa menghilangkan esensi religiusnya. "Dengan konsep belajar sambil bermain, manasik haji di sini bisa menjadi ruangbahwa pendidikan agama bisa dikemas lebih hidup dan menarik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korlantas Polri menerapkan face recognition pada ETLE untuk mengidentifikasi pelanggar meski memakai pelat nomor palsu atau tanpa TNKB.
PPATK mencatat deposit judi online selama Piala Dunia 2026 mencapai Rp1,02 triliun dalam 6 juta transaksi. Sebanyak 2.815 rekening diblokir sementara.
Daftar harga Samsung Galaxy Watch terbaru di Indonesia mulai Rp899.000 hingga Rp10,499 juta, lengkap dengan tips memilih smartwatch sesuai kebutuhan.
Sri Sultan HB X melantik sembilan pejabat tinggi Pemda DIY dan menegaskan jabatan harus dibuktikan lewat integritas serta kinerja nyata.
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut sejumlah mal diminta membongkar pagar karena persoalan izin. Pemasangan pagar dipastikan bukan terkait isu keamanan Agust
Kejagung menggeledah rumah Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi serta TPPU Febrie Adriansyah.