265 Sekolah Rakyat Berdiri di 131 Daerah hingga Oktober 2026
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.
Foto ilustrasi kapal tanker pengangkut minyak dan gas alam cair. - Freepik
Harianjogja.com, ISTANBUL— Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mulai menunjukkan peningkatan, namun kondisinya masih jauh dari normal setelah sempat anjlok akibat konflik di Timur Tengah. Data terbaru menunjukkan arus kapal belum sepenuhnya pulih seperti sebelum krisis.
Seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (3/4/2026) Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) bersama perusahaan intelijen maritim Windward mencatat jumlah kapal yang melintas mulai naik dalam beberapa hari terakhir.
Pada 1 April 2026, sebanyak 16 kapal tercatat melintasi Selat Hormuz, meningkat dari 11 kapal sehari sebelumnya. Tren kenaikan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Seluruh kapal tersebut diketahui menggunakan jalur melalui Pulau Larak, yang merupakan koridor berbasis izin di dekat garis pantai Iran.
Windward mencatat, sebanyak 62 persen kapal yang melintas merupakan kapal yang terkena sanksi Barat, termasuk bagian dari armada tanker bayangan Iran yang tengah bersiap untuk aktivitas pemuatan.
Kondisi ini menunjukkan adanya upaya sejumlah negara untuk bernegosiasi dengan Iran demi memastikan jalur pelayaran tetap terbuka, sekaligus meningkatkan peluang kenaikan volume transit dalam waktu dekat.
Meski demikian, angka tersebut masih jauh dibandingkan kondisi normal sebelum konflik. UNCTAD mencatat lalu lintas kapal di Selat Hormuz turun drastis dari sekitar 130 kapal per hari pada Februari menjadi hanya enam kapal pada Maret.
Penurunan hingga sekitar 95 persen ini menjadi indikator kuat terganggunya jalur energi global sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari 2026.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan dunia. Sekitar seperempat distribusi minyak global melalui laut melewati kawasan ini, termasuk pengiriman gas alam cair dan pupuk dalam jumlah besar.
Sebelum konflik, sekitar 20 juta barel minyak per hari melintasi selat tersebut. Namun setelah Iran memberlakukan kontrol ketat sebagai respons atas serangan, arus distribusi energi global ikut terdampak signifikan.
Situasi ini membuat pemulihan lalu lintas kapal di Selat Hormuz menjadi salah satu indikator penting stabilitas ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Teddy Indra Wijaya menyebut 265 Sekolah Rakyat telah berdiri di 131 kabupaten/kota hingga Oktober 2026 untuk memperluas akses pendidikan.
Pemuda Kulon Progo diajak menyumbangkan gagasan dan inovasi untuk membangun daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
DPRD Sleman mendorong Karang Taruna menghadirkan program berkelanjutan untuk menangani persoalan sosial, mengembangkan pemuda, dan meningkatkan kesejahteraan wa
Kericuhan pecah di Malioboro usai demo pada Rabu petang. Massa dan polisi saling melempar benda, sementara wisatawan diimbau menghindar.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mendorong siswa Sekolah Rakyat di Lendah tekun belajar, percaya diri, dan berani menjadi pemimpin.