Magang Nasional Batch 3, Ini Jadwal Pendaftaran dan Seleksinya
Kemnaker memverifikasi mitra Magang Nasional Batch 3 hingga 30 Oktober 2026. Simak jadwal lowongan, pendaftaran, seleksi, dan mulai magang.
Siswa di Sekolah Rakyat Bantul/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 265 Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota di Indonesia hingga Oktober 2026. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan perkembangan tersebut dalam keterangan di Jakarta, Selasa. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat menunjukkan perkembangan signifikan sebagai bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto membuka kesempatan pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
"Hingga Oktober 2026, sebanyak 265 Sekolah Rakyat telah selesai dibangun dan tersebar di 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia," ujar Teddy.
Ia mengatakan pemerintah akan terus memperluas akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan ruang belajar, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Lebih dari 45 Ribu Anak Mendapat Kesempatan Bersekolah
Melalui program Sekolah Rakyat, lebih dari 45 ribu anak jalanan kini memperoleh kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan. Mereka juga mendapatkan fasilitas penunjang untuk mendukung kegiatan belajar dan kebutuhan sehari-hari.
Teddy menjelaskan fasilitas yang disediakan mencakup tempat tinggal yang layak, sarana belajar dan olahraga, makanan bergizi, serta layanan kesehatan.
"Lebih dari 45 ribu anak jalanan kini memiliki kesempatan untuk kembali bersekolah. Tidak hanya mendapatkan pendidikan, mereka juga memperoleh tempat tinggal yang layak, fasilitas belajar & olahraga yang memadai, makanan bergizi, serta layanan kesehatan yang terjamin," ucap Teddy.
Penyediaan berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari pendekatan Sekolah Rakyat yang tidak hanya menitikberatkan pada kegiatan akademik, tetapi juga mendukung kebutuhan anak selama mengikuti pendidikan.
Sekolah Rakyat Membawa Misi Sosial
Teddy mengatakan Sekolah Rakyat memiliki misi sosial untuk membuka kesempatan bagi anak-anak membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan mengejar cita-cita. Kondisi yang dihadapi anak tidak seharusnya menghilangkan harapan mereka terhadap masa depan.
"Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-cita mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemnaker memverifikasi mitra Magang Nasional Batch 3 hingga 30 Oktober 2026. Simak jadwal lowongan, pendaftaran, seleksi, dan mulai magang.
Polda Jatim memeriksa abu, tulang, dan mesin pencacah dalam penyidikan kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta polisi mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal demo 28 Oktober 2026.
KAI Daop 6 mengimbau penumpang tiba lebih awal pada 28 Oktober 2026 untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi mahasiswa.
KPK memeriksa empat pegawai BNPB sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana siap pakai. Penyidik sebelumnya menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.