Kepala BNPB Minta Maaf soal Pernyataan Karhutla Berjalan Normal
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Ilustrasi Bendera Merah Putih. / Everypixel
Harianjogja.com, JAKARTA—Publik diperkirakan segera bisa mengakses buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global pada akhir April 2026 setelah proses penyusunan substansi rampung dan kini memasuki tahap akhir penyempurnaan.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyebut naskah buku tersebut sebenarnya sudah selesai secara isi, namun masih ada penyesuaian pada desain dan tata letak sebelum dirilis ke masyarakat luas.
Menurutnya, saat ini tim penulis tengah menyelesaikan revisi akhir sekaligus perubahan desain layout agar buku lebih siap dipublikasikan. Selain versi cetak, buku ini juga direncanakan hadir dalam format digital atau e-book yang bisa diakses lebih luas.
Fadli menjelaskan proses akhir ini lebih banyak berkaitan dengan aspek teknis, termasuk pengalihmediaan ke format digital yang membutuhkan waktu tambahan sebelum benar-benar dirilis.
Libatkan Ratusan Akademisi
Sebelumnya, pemerintah sempat menargetkan buku tersebut bisa diakses publik pada Februari 2026, tidak lama setelah peluncuran resminya pada pertengahan Desember 2025. Namun, proses konversi dan penyempurnaan teknis membuat jadwal tersebut mundur.
Buku ini merupakan proyek besar yang melibatkan 123 sejarawan dan ahli dari 34 perguruan tinggi di Indonesia. Penulisannya dimulai sejak Januari 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat memori kolektif bangsa.
Dalam penyusunannya, buku yang terdiri atas 11 jilid ini memetakan perjalanan panjang Indonesia, mulai dari akar peradaban Nusantara, interaksi global dengan berbagai kawasan dunia seperti India, Tiongkok, Persia, Timur Tengah, hingga Barat.
Selain itu, buku ini juga membahas masa kolonial, pergerakan kebangsaan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, konsolidasi negara, era Orde Baru, hingga perjalanan reformasi dan demokrasi Indonesia sampai 2024.
Dengan cakupan tersebut, buku ini diharapkan menjadi rujukan komprehensif bagi masyarakat dalam memahami dinamika sejarah Indonesia secara utuh di tengah arus globalisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).