Update Korban Gempa NTT M7,7: 53 Orang Meninggal, 137 Terluka
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kantor Urusan Haji (KUH) Kementerian Agama melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melayangkan desakan kepada otoritas terkait di Arab Saudi untuk segera memberikan kompensasi yang setimpal bagi jemaah umrah asal Indonesia yang terdampak insiden kebakaran bus.
Upaya diplomasi ini dilakukan menyusul peristiwa hangusnya satu unit bus pengangkut jemaah saat tengah menempuh perjalanan menuju Kota Madinah, Sabtu (28/3/2026). Langkah ini dinilai krusial mengingat kerugian materiil yang dialami para jemaah cukup besar, di mana mayoritas barang bawaan mereka tidak terselamatkan dalam kobaran api.
Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH), M. Ilham Effendy, menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan pihak muassasah atau penyelenggara layanan di Arab Saudi terus dijalankan demi memperjuangkan hak-hak jemaah.
Ia menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab penyedia layanan terhadap seluruh barang milik jemaah yang ikut terbakar habis dalam kejadian tersebut.
"Kami sedang berkomunikasi dengan pihak muassasah agar jemaah mendapatkan kompensasi yang layak, mengingat seluruh barang bawaan mereka ikut terbakar dalam kejadian ini," terang Ilham dalam keterangan resminya di Jakarta.
Beruntung, di tengah musibah tersebut, sebanyak 24 jemaah umrah asal Indonesia yang berada di dalam armada bus dilaporkan selamat tanpa luka serius berkat proses evakuasi yang berjalan sangat cepat.
Insiden kebakaran ini pecah saat bus berada sekitar 50 kilometer sebelum memasuki gerbang Kota Madinah, tepatnya setelah melewati pos pemeriksaan terakhir dari arah Mekkah pada Kamis (26/3) waktu setempat.
Sopir bus dikabarkan bertindak sigap dengan segera menghentikan kendaraan begitu menyadari adanya tanda-tanda gangguan teknis, sehingga seluruh penumpang memiliki waktu untuk keluar sebelum api membesar.
Kementerian Haji dan Umrah melalui KUH mengonfirmasi bahwa pascakejadian, seluruh jemaah telah melanjutkan perjalanan menggunakan bus pengganti yang disiapkan secara darurat oleh pihak terkait.
Saat ini, rombongan jemaah Indonesia tersebut dilaporkan sudah tiba di Madinah dan berada dalam kondisi kesehatan yang stabil meski masih mengalami syok ringan. Koordinasi dengan penyelenggara layanan di Arab Saudi dipastikan akan terus berlangsung guna memastikan segala kebutuhan logistik dan akomodasi jemaah tetap terpenuhi pascamusibah tersebut.
Sebagai langkah preventif di masa mendatang, pemerintah Indonesia melalui Kemenhaj mengimbau dengan tegas kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memperketat standar keselamatan transportasi.
Penyedia jasa wajib melakukan pengecekan rutin terhadap kelayakan armada guna menjamin keamanan serta kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Diharapkan, standar operasional prosedur terkait kedaruratan dapat ditingkatkan agar risiko serupa dapat diminimalisir dan jemaah dapat beribadah dengan tenang tanpa terkendala masalah teknis kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB mencatat 53 orang meninggal dan 137 terluka akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 5.659 warga mengungsi hingga Minggu.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.