Polisi Tangkap Terduga Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15
Polda Metro Jaya menangkap MY, terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15. Polisi masih mendalami motif dan tujuan pelaku.
Kapal patroli milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) di Selat Hormuz. ANTARA/Xinhua/aa.
Harianjogja.com, ISTANBUL—Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Amerika Serikat meminta bantuan negara-negara regional untuk mengamankan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz. Pernyataan ini muncul di tengah konflik yang memanas antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Melalui unggahan di platform media sosial X pada Sabtu (14/3/2026), Araghchi menilai kerangka keamanan yang dibangun oleh Amerika Serikat di kawasan tersebut tidak efektif. Menurutnya, sistem keamanan regional yang dipayungi Washington justru terbukti memiliki banyak kelemahan.
Ia menulis bahwa kerangka keamanan Amerika Serikat di kawasan itu “terbukti penuh celah dan malah mengundang masalah daripada mencegahnya.”
Araghchi juga mengeklaim Washington bahkan meminta bantuan negara lain, termasuk China, untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran vital bagi distribusi minyak dunia.
Ia pun mendesak negara-negara tetangga di kawasan tersebut untuk mengusir “agresor asing”. Dalam pernyataannya, Araghchi menyebut satu-satunya kekhawatiran utama Iran di kawasan itu adalah Israel.
Situasi di Selat Hormuz sendiri dilaporkan memanas setelah Iran secara efektif menutup jalur pelayaran tersebut sejak sekitar 1 Maret 2026. Penutupan ini terjadi di tengah meningkatnya permusuhan antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel.
Gangguan terhadap pengiriman melalui selat tersebut telah memicu lonjakan harga minyak dan pupuk di pasar global serta meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Sabtu menyatakan bahwa negara-negara yang menerima pasokan minyak melalui jalur strategis tersebut seharusnya ikut bertanggung jawab menjaga keamanan jalur maritim itu.
Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap akan memberikan dukungan dalam upaya pengamanan jalur pelayaran tersebut.
Sebelumnya, Trump juga menyampaikan bahwa pengawalan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat terhadap kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz dapat dimulai “segera”.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Amerika, MS Now TV, Araghchi menyebut jalur perairan tersebut masih terbuka bagi kapal-kapal yang tidak berasal dari Amerika Serikat, Israel, maupun sekutu mereka.
"Kapal-kapal lain bebas untuk lewat," tambahnya.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.300 orang di Iran, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Teheran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta memicu gangguan pada pasar global dan aktivitas penerbangan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menangkap MY, terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15. Polisi masih mendalami motif dan tujuan pelaku.
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Sidang dugaan pelecehan seksual terhadap anak di Bantul memasuki pemeriksaan saksi. Massa mengawal persidangan dan meminta proses hukum berjalan adil.
Kelurahan Gowongan mengenalkan budaya pilah sampah kepada anak PAUD melalui dongeng, buku cerita bergambar, dan kegiatan kreatif dalam Gebyar PAUD 2026.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
SDN Pingit di Kota Jogja hanya menerima 11 murid baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah memperkuat kolaborasi agar tetap bertahan di tengah minimnya siswa.