PP Tunas Diperketat, Komdigi Desak Platform Hapus Akun Anak
Komdigi minta platform digital laporkan penonaktifan akun anak di bawah 16 tahun sesuai PP Tunas, TikTok sudah nonaktifkan 1,7 juta akun.
Driver ojek online Maxim. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Perusahaan layanan transportasi berbasis aplikasi Maxim menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) kepada lebih dari 50.000 mitra pengemudi ojek online (ojol) yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia menjelang Idulfitri 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada mitra pengemudi yang selama ini berperan penting dalam mendukung operasional layanan transportasi berbasis aplikasi.
Development Director Maxim Indonesia Dirhamsyah mengatakan penyaluran BHR merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mendukung kesejahteraan pengemudi dalam menyambut Lebaran.
“Sekaligus diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi serta memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini,” kata Dirhamsyah dalam keterangan resmi, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, jumlah BHR yang disalurkan tahun ini meningkat seiring perkembangan bisnis Maxim di Indonesia serta bertambahnya jumlah mitra pengemudi aktif yang kini telah hadir di lebih dari 350 kota.
Penilaian Berdasarkan Kinerja Driver
Dirhamsyah menjelaskan pemberian BHR kepada mitra pengemudi ditentukan berdasarkan tiga kriteria utama, yakni tingkat produktivitas dalam aplikasi, kualitas layanan kepada pengguna, serta kepatuhan terhadap aturan perusahaan.
Penilaian tersebut dilakukan secara individual dengan mempertimbangkan kinerja dan tingkat aktivitas masing-masing pengemudi, sehingga penyaluran bonus dapat berjalan secara objektif dan tepat sasaran.
Adapun mekanisme pencairannya dilakukan melalui saldo akun pengemudi pada aplikasi Taxsee Driver. Saldo tersebut kemudian dapat ditarik oleh mitra pengemudi untuk membantu memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri.
Program Ramadan untuk Driver
Selain penyaluran BHR, Maxim juga menjalankan sejumlah program dukungan bagi mitra pengemudi selama bulan Ramadan.
Salah satunya adalah kebijakan potongan aplikator sebesar nol persen bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas, sebagai bentuk dukungan terhadap kesempatan kerja yang lebih inklusif di sektor ekonomi digital.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indah Anggoro Putri dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menilai program BHR merupakan bentuk inisiatif sosial yang dapat membantu pekerja digital, termasuk pengemudi ojol.
“Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja di sektor ekonomi digital,” katanya.
Hal senada disampaikan Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Chairul Saleh dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Ia menyebut pemerintah terus mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan.
“Pemerintah mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
The Odyssey resmi jadi film terlaris Christopher Nolan dengan Rp19,6 triliun. Kalahkan Dark Knight Rises, pecahkan rekor IMAX, dan siap tayang di China
Jeff Bezos dan Eduardo Saverin selangkah lagi membeli 30% saham Liverpool senilai £4,4 miliar. Konsorsium Amit Bhatia ini akan jadi investasi terbesar di sepak
Kisah Omar Abdulkadir Artan, wasit Somalia yang ditolak AS untuk Piala Dunia 2026, kini mencetak sejarah memimpin Piala Super Eropa PSG vs Aston Villa.
Pecco Bagnaia gagal finish di MotoGP Inggris 2026 karena kehilangan grip ban depan secara misterius, sementara pembalap Ducati lainnya justru cepat.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 11 Agustus 2026 stagnan. Emas Antam 1 gram tetap Rp2,798 juta.