Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Donald Trump - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan kemungkinan pengerahan pasukan darat ke Iran untuk merebut persediaan uranium milik negara tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi konflik yang telah memasuki hari kedelapan, ketika Amerika Serikat berupaya melumpuhkan program nuklir Teheran.
Pernyataan Trump disampaikan saat kampanye militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus berlangsung. Ia menegaskan opsi operasi darat masih terbuka jika dianggap perlu untuk menghancurkan kemampuan militer Iran secara menyeluruh.
Serangan Udara Dinilai Belum Melumpuhkan Iran
Sejumlah pengamat militer menilai serangan udara yang dimulai pada Sabtu (28/2/2026) belum sepenuhnya menghancurkan fasilitas nuklir Iran. Menanggapi kritik tersebut, Trump mengatakan kemungkinan pengerahan pasukan darat tetap dipertimbangkan.
“Mungkin suatu saat nanti kita akan melakukannya. Itu akan menjadi hal yang hebat,” ujar Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (8/3/2026).
Ia menegaskan bahwa jika langkah tersebut dilakukan, dampaknya akan sangat besar bagi kekuatan militer Iran.
"Dan saya akan mengatakan jika kita pernah melakukan itu, mereka akan sangat hancur sehingga mereka tidak akan mampu bertempur di darat," tegasnya.
Ancaman Target Baru
Trump juga menyampaikan peringatan keras melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Ia menyebut Amerika Serikat mempertimbangkan serangan terhadap target baru yang sebelumnya belum masuk daftar sasaran militer.
Pernyataan tersebut menjadi respons terhadap sikap Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang menegaskan tidak akan tunduk terhadap tekanan dari Washington maupun Tel Aviv.
"Di bawah pertimbangan serius untuk penghancuran total dan kematian yang pasti, karena perilaku buruk Iran, adalah area dan kelompok orang yang belum dipertimbangkan untuk ditargetkan hingga saat ini," tulis Trump dalam unggahannya.
Konflik Memasuki Hari Kedelapan
Konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat–Israel yang pecah sejak akhir Februari 2026 terus memanas. Teheran merespons serangan tersebut dengan meluncurkan rudal serta drone ke wilayah Israel dan fasilitas milik Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Dalam pidato di televisi pemerintah, Presiden Pezeshkian sempat menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara Teluk yang terdampak ketegangan tersebut. Namun, ia menegaskan Iran hanya akan menyerang jika wilayah negara-negara itu dijadikan pangkalan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Menanggapi situasi tersebut, Trump menyebut Iran sebagai pihak yang berada dalam posisi terdesak di kawasan Timur Tengah.
Seusai melihat intensitas serangan yang terus meningkat, Trump menilai Iran berada di ambang kekalahan apabila konflik terus berlanjut tanpa perubahan sikap dari Teheran.
Potensi pengerahan pasukan darat Amerika Serikat ini menandai fase baru yang lebih berisiko dalam konflik di Timur Tengah. Jika benar terjadi, langkah tersebut berpotensi meningkatkan korban manusia jauh lebih besar dibandingkan operasi udara yang telah berlangsung sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.