BDx Bangun Data Center AI 640 MW di Jatiluhur, Beroperasi 2027
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.
Foto ilustrasi badai. - Dibuat menggunakan AI/Freepik
Harianjogja.com, CILACAP—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan. Kondisi ini merupakan dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 90S yang terpantau di Samudra Hindia, selatan Banten dan Jawa Barat.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan berdasarkan pembaruan pukul 07.00 WIB, Selasa, sirkulasi Bibit Siklon Tropis 90S meningkatkan suplai uap air ke wilayah selatan Pulau Jawa, termasuk Jawa Tengah.
“Walaupun berpeluang rendah menjadi siklon tropis, sistem ini tetap berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di Jateng,” ujarnya.
Wilayah Selatan dan Pegunungan Berpotensi Terdampak
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi secara bertahap, terutama di wilayah selatan, dataran tinggi, dan kawasan pegunungan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, hingga tanah longsor. Risiko meningkat di daerah bertopografi curam dan wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
Selain curah hujan, masyarakat juga diminta waspada terhadap peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah.
Tinggi gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya bagi nelayan dan kapal berukuran kecil.
“Nelayan dan operator jasa pelayaran agar memperhatikan informasi prakiraan cuaca maritim sebelum melaut dan mengutamakan keselamatan,” kata Teguh.
Dua Bibit Siklon Lain Ikut Terpantau
Selain 90S, BMKG juga memantau dua bibit siklon tropis lainnya, yakni 92P di sekitar Teluk Carpentaria dan 93S di barat laut Australia.
Keduanya berpeluang rendah berkembang menjadi siklon tropis, namun tetap memengaruhi kondisi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia bagian timur dan selatan.
Bibit Siklon Tropis 92P berdampak pada peningkatan gelombang di Laut Arafuru. Sementara 93S berkontribusi terhadap gelombang tinggi di Laut Sawu dan Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara.
Meski demikian, dampak terhadap Jawa Tengah saat ini lebih dominan dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 90S.
BMKG memprakirakan dinamika atmosfer yang cukup aktif ini berlangsung hingga Rabu (4/3) pukul 07.00 WIB.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada serta terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem di wilayah Jateng,” kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.
BMKG prediksi suhu panas hingga Oktober 2026. Pemilik kendaraan wajib periksa 6 komponen mobil sebelum perjalanan jauh agar tetap aman dan prima
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Indonesia mengalahkan Taiwan 3-1 di perempat final badminton beregu putri Asian Games 2026 dan memastikan medali. Indonesia akan menghadapi China di semifinal.
SpaceXAI merilis Grok 4.7 dengan peningkatan skor coding dan tugas profesional. Harga API tetap, tetapi konsumsi token dapat memengaruhi biaya.
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 0-3 dari Taiwan dalam perebutan tempat kelima Asian Games 2026. Skuad Garuda Pertiwi pun finis di posisi keenam.