Siklon Tropis Bavi Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Hujan Lebat

Newswire
Newswire Jum'at, 10 Juli 2026 10:07 WIB
Siklon Tropis Bavi Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Hujan Lebat

Ilustrasi : Peta pergerakan Siklon Tropis Bavi yang telah memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta, Kamis (9/7/2026). ANTARA/HO-BMKG

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap dampak pergerakan Siklon Tropis Bavi yang saat ini berada di Laut Filipina utara Papua Barat. Meski tidak langsung menghantam wilayah Indonesia, sistem ini memicu dinamika atmosfer yang meningkatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Prakirawan BMKG, Lintang A, menjelaskan bahwa Siklon Bavi bergerak menjauhi Indonesia ke arah barat laut. Namun, pengaruhnya tetap terasa melalui terbentuknya arus angin kencang di lapisan bawah atmosfer atau low level jet di wilayah Samudra Pasifik utara, tepatnya di timur Filipina.

Fenomena ini kemudian memicu terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan angin, serta perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah strategis, seperti Laut Filipina utara, Papua Barat, Laut Sulu, hingga Laut Halmahera bagian utara.

“Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar siklon maupun di sepanjang jalur konvergensi,” ujar Lintang, Jumat (10/7/2026)

BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Papua Selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang dan risiko bencana hidrometeorologi.

Di wilayah Indonesia bagian barat, potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di Tanjung Selor, sementara hujan ringan berpeluang mengguyur Medan dan Tanjung Pinang. Adapun sebagian besar kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya diprediksi mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.

BMKG juga memberikan perhatian khusus kepada warga Kota Padang, Sumatera Barat, terkait potensi munculnya kabut atau partikel asap kering yang dapat mengurangi jarak pandang dan berdampak pada aktivitas transportasi, terutama penerbangan.

Sementara itu, di wilayah timur Indonesia, hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah kota di Papua, seperti Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Sedangkan kota-kota lain seperti Denpasar, Makassar, Manado, hingga Ambon diprediksi didominasi cuaca berawan sepanjang hari.

BMKG menegaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini masih dinamis, sehingga masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti peringatan resmi guna mengantisipasi potensi bencana.

Dengan meningkatnya aktivitas cuaca akibat pengaruh Siklon Bavi, kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan, baik bagi masyarakat umum maupun sektor transportasi dan logistik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online