Yaman Kecam Serangan Houthi, Janji Jaga Keamanan Laut Merah
Pemerintah Yaman mengecam serangan Houthi di Laut Merah dan menegaskan wilayahnya tidak akan digunakan untuk mengancam keamanan maritim internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. ANTARA/Andolu Ajansi/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA—Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dipastikan menjadi penanda dimulainya babak baru dalam sejarah Iran. Khamenei tercatat sebagai pemimpin dengan masa kekuasaan terlama di kawasan Timur Tengah, yakni sekitar 45 tahun.
Ali Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan Ruhollah Khomeini. Sebelumnya, ia pernah mengemban jabatan sebagai Presiden Iran pada periode 1981 hingga 1989.
Ancaman Balasan dari Iran
Menyusul wafatnya pemimpin tertinggi tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama Angkatan Darat Iran menyatakan kesiapan untuk membalas kematian Khamenei.
Ulama Syiah terkemuka, Ayatollah Makarem Shirazi, bahkan menyebut situasi ini sebagai dasar dimulainya “perang suci” terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Gugur dalam Serangan AS–Israel
Pemerintah Iran secara resmi menetapkan masa berkabung nasional setelah Khamenei dipastikan gugur dalam serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi.
Kematian Khamenei disebut terjadi dalam rangkaian serangan besar AS–Israel yang menyasar sejumlah wilayah strategis Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil.
Informasi Sempat Simpang Siur
Kabar wafatnya Khamenei sebelumnya sempat diwarnai informasi yang saling bertentangan. Sejumlah media Iran menyebut sang pemimpin tertinggi masih hidup dan tetap memegang kendali penuh atas komando perang, sementara media Barat melaporkan sebaliknya.
Kepastian mengenai kematian Khamenei menguat setelah Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa Khamenei tewas dalam serangan yang disebutnya telah mendapat “lampu hijau”.
“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas,” tulis Trump melalui unggahan di media sosial.
Sebagai respons resmi, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta meliburkan aktivitas kerja selama satu pekan. Keputusan ini sekaligus menegaskan posisi Khamenei sebagai figur sentral yang wafat di tengah eskalasi konflik paling serius Iran dalam beberapa dekade terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah Yaman mengecam serangan Houthi di Laut Merah dan menegaskan wilayahnya tidak akan digunakan untuk mengancam keamanan maritim internasional.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.
Harga emas Antam hari ini, Minggu 26 Juli 2026, masih stagnan. Emas 1 gram bertahan Rp2.612.000, sementara buyback tetap Rp2.352.000.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.