Lengger Bicara 2026 Jadi Ruang Budaya dan Edukasi Banyumas
Bupati Banyumas Sadewo sebut Lengger Bicara 2026 jadi ruang budaya, edukasi, dan penguatan identitas daerah.
Proyek kreatif siswa dipamerkan di Community Service Exhibition GDA, memperlihatkan inovasi, aksi sosial, dan pembelajaran karakter. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan karya inovatif dan proyek sosial siswa memeriahkan Community Service Exhibition, pameran yang menjadi wadah ekspresi bagi generasi muda untuk menampilkan ide dan aksi nyata mereka. Kegiatan ini dirancang sebagai arena di mana peserta didik dapat memamerkan proses belajar, refleksi pribadi, dan dampak sosial yang mereka ciptakan.
Acara dibuka melalui seremoni sederhana yang dipimpin Wakil Kepala SMA GDA, Rais, menandai dimulainya rangkaian presentasi proyek yang mengusung berbagai tema mulai dari lingkungan, sosial, hingga inovasi berbasis komunitas. Setiap stan menampilkan dokumentasi kegiatan, cerita di balik proyek, serta interaksi langsung dengan pengunjung, memberikan pengalaman yang lebih mendalam.
“Pameran ini tidak sekadar menampilkan hasil, tapi juga memberi ruang bagi siswa untuk menceritakan perjalanan mereka, belajar bekerja sama, dan memahami pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Ade Dewi, guru penanggung jawab kegiatan, Sabtu (15/2/2026).
Pengunjung tidak hanya melihat produk akhir, melainkan juga diajak memahami dinamika tim, tantangan yang dihadapi, dan refleksi pribadi siswa selama pengerjaan proyek. Banyak karya menekankan nilai empati, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial, sehingga setiap proyek menjadi simbol pembelajaran karakter yang nyata.
Selain itu, Community Service Exhibition memperkuat keterlibatan orang tua, mitra komunitas, dan lembaga eksternal dalam proses pendidikan. Kehadiran mereka memberikan apresiasi sekaligus mendorong siswa untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui pameran ini, terlihat bahwa pendidikan ideal tidak hanya menekankan akademik, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menyiapkan generasi muda sebagai agen perubahan. “Kami berharap siswa tidak hanya cerdas, tetapi juga berani bergerak untuk memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tambah Ade Dewi.
Community Service Exhibition menjadi bukti bahwa pembelajaran holistik menuntut keterlibatan aktif, kolaborasi, dan kepedulian, sekaligus menginspirasi seluruh komunitas untuk terus mendukung kreativitas dan aksi sosial siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Banyumas Sadewo sebut Lengger Bicara 2026 jadi ruang budaya, edukasi, dan penguatan identitas daerah.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.