Empat Korban KMP Putri Yasmin Belum Ditemukan
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Pelabuhan Merak. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JAKARTA—Mudik Lebaran 2026 diprediksi mengalami pergeseran pola pergerakan kendaraan. Mengantisipasi lonjakan arus di Tol Trans Jawa, jalur Pantura, hingga penyeberangan Merak–Bakauheni, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas berbasis data real time.
Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, pergerakan masyarakat saat mudik Idul Fitri 2026 diperkirakan sudah dimulai lebih awal dan tidak lagi menumpuk pada H-3 atau H-2. Oleh sebab itu, pola pengamanan disiapkan lebih adaptif dengan dukungan traffic counting sebagai alat ukur volume kendaraan secara langsung di lapangan.
“Kami memprediksi pergerakan masyarakat sudah mulai lebih awal dan tidak menumpuk di H-3 atau H-2 saja. Oleh karena itu, pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas kami siapkan lebih adaptif dan berbasis traffic counting alat ukur volume lalu lintas kendaraan di jalan secara real time,” kata Agus di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, penerapan contra flow maupun one way nasional pada mudik Lebaran 2026 akan dilakukan secara situasional, bergantung pada peningkatan volume kendaraan di titik-titik krusial.
Seluruh kebijakan, lanjutnya, akan diputuskan secara cepat dan terukur melalui command center yang terintegrasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan serta operator jalan tol.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan rekayasa lalu lintas tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan,” ujarnya.
Dari sisi pelayanan publik, Korlantas Polri juga memperkuat pendekatan humanis dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengamanan mudik Lebaran 2026. Informasi kondisi lalu lintas akan disampaikan secara real time melalui kanal resmi agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih matang.
Agus turut mengingatkan adanya potensi kerawanan selama arus mudik, terutama risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi atau microsleep, kepadatan di rest area, serta peningkatan kendaraan roda dua di jalur arteri.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri jika lelah, manfaatkan rest area dengan tertib, dan patuhi arahan petugas di lapangan. Mudik adalah perjalanan kebahagiaan, jangan sampai berubah menjadi musibah,” ucapnya.
Dengan penguatan sistem pengamanan berbasis data serta partisipasi aktif masyarakat, Korlantas optimistis mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan selamat, sehingga perjalanan menuju kampung halaman melalui Tol Trans Jawa, Pantura, maupun Merak–Bakauheni dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh sukacita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta