Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
KPK menetapkan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji 2023–2024. Ada dugaan jual-beli kuota hingga Rp1 miliar.
Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah memastikan proses penentuan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) definitif berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait sosok yang akan menduduki jabatan strategis tersebut.
Purbaya menyampaikan bahwa pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk memilih Ketua Dewan Komisioner OJK definitif telah resmi dimulai. Proses ini menjadi tahapan awal sebelum penetapan pimpinan OJK yang baru.
Selain menyinggung proses seleksi, Purbaya juga menegaskan bahwa kondisi fundamental perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang kuat untuk meredam berbagai gejolak ekonomi yang terjadi belakangan.
“Siapa Ketua OJK definitif mungkin masih menunggu. Tapi kalau saya sih pengen serok ke bawah, kenapa? Fondasi ekonomi kita masih bagus dan akan membaik terus ke depan,” ujar Purbaya, Senin kemarin.
Ia menegaskan mekanisme pemilihan Ketua OJK akan sepenuhnya melalui panitia seleksi. Mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut menyebutkan bahwa proses seleksi bersifat pra-perantara dan ditargetkan berlangsung dalam waktu singkat.
Pemerintah menargetkan dalam rentang satu hingga dua pekan ke depan, Ketua Dewan Komisioner OJK definitif sudah dapat ditetapkan.
“Ini pra perantara, kita mesti cepat. Seminggu dua minggu harus ada Ketua OJK yang baru yang definitif,” tegasnya.
Terkait jadwal pendaftaran calon Ketua OJK, Purbaya menyebutkan pengumuman resmi akan disampaikan setelah pansel mulai bekerja dan seluruh tahapan seleksi berjalan.
“Nanti-nanti, kan pansel baru dimulai,” pungkasnya.
Sementara itu, jajaran pimpinan OJK saat ini diisi oleh pejabat sementara. Pada Sabtu (31/1), Anggota Dewan Komisioner OJK menggelar Rapat Dewan Komisioner dan menyepakati penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Dalam rapat yang sama, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai Pjs. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK.
Penunjukan pejabat sementara tersebut dilakukan menyusul pengunduran diri sejumlah pimpinan OJK. Mahendra Siregar mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara dari jabatan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Inarno Djajadi dari posisi Kepala Eksekutif PMDK, serta I.B. Aditya Jayaantara dari jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK).
Di lingkungan OJK, Friderica dan Hasan tetap menjalankan amanah pada bidang masing-masing sebagaimana sebelumnya. Friderica tetap menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Sementara Hasan Fawzi tetap menjalankan tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.
Pengunduran diri empat petinggi OJK tersebut diumumkan secara beruntun pada Jumat malam (30/1). Sementara itu, mundurnya Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) diumumkan pada Jumat pagi (30/1).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menetapkan eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji 2023–2024. Ada dugaan jual-beli kuota hingga Rp1 miliar.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.