Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono.ist/Antara
Harianjogja.com, MAKASSAR—Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, termasuk kategori Controlled Flight Into Terrain (CFIT).
“Kita namakan CFIT. Jadi memang pesawat menabrak bukit atau lereng gunung sehingga terjadi beberapa pecahan atau serpihan akibat benturan tersebut,” ujarnya kepada wartawan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Minggu (18/1/2026).
Menurut Soerjanto, pesawat sebenarnya masih dalam kondisi terkontrol oleh pilot, namun benturan dengan lereng gunung tak dapat dihindari karena posisi pesawat yang sudah sangat dekat dengan medan tinggi.
“Pesawatnya masih bisa dikontrol oleh pilotnya, tapi menabrak. Bukan disengaja menabrak. Serpihan yang ditemukan tim SAR adalah akibat benturan dengan bukit atau gunung,” jelasnya.
Ia menegaskan KNKT masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan belum dapat memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.
Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 itu hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung di perbatasan Kabupaten Maros–Pangkep saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada Sabtu (17/1/2026) siang.
Pesawat mengangkut 10 orang, terdiri atas tujuh kru serta tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tengah menjalankan tugas air surveillance. Ketiganya yakni Ferry Irawan (analis kapal pengawas), Deden Mulyana (pengelola barang milik negara), dan Yoga Naufal (operator foto udara). Adapun pilot pesawat adalah Captain Andi Dahananto.
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan belasungkawa dan rasa prihatin atas insiden tersebut.
“Kami sedih dan prihatin. Kami berdoa yang terbaik untuk para penumpang dan kru,” ucapnya.
Hingga Minggu, tim SAR gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat, termasuk bagian mesin, enam kursi, komponen badan pesawat, serta satu jenazah yang masih dalam proses identifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Turis Eropa ke Sleman naik 50% saat high season. HPI Sleman menyoroti destinasi yang mendadak tutup dan aturan booking wisata.
KPK menyebut status residivis Fahd Arafiq dapat menjadi pertimbangan pemberatan hukuman setelah tiga kali terjerat perkara korupsi.
Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai bersama pelajar dan Pramono Anung. Layanan untuk masyarakat mulai 17 September.
PBB mengecam serangan Houthi ke infrastruktur sipil dan energi Arab Saudi serta mendesak keamanan pelayaran di Laut Merah.
Kota Magelang didorong menjadi percontohan integrasi CKG dan penanganan TBC untuk mempercepat penemuan serta pengobatan kasus.