Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5,18 Juta Ton, Gudang Masih Tersedia
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.
Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. ANTARA - Anadolu Agency
Harianjogja.com, PALESTINA—Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mencatat sedikitnya 235.000 warga Palestina terdampak krisis kemanusiaan di Jalur Gaza akibat cuaca ekstrem yang memperparah dampak perang berkepanjangan di wilayah tersebut.
Kepala UNRWA Philippe Lazzarini menyebut krisis yang terjadi di Gaza sebagai bencana “buatan manusia”, meskipun dipicu oleh sistem cuaca bertekanan rendah yang melanda wilayah itu sepanjang Desember. Ia menegaskan, perang dan pengungsian massal membuat warga Gaza sangat rentan terhadap dampak cuaca ekstrem.
Menurut Lazzarini, selama berbulan-bulan konflik, ratusan ribu warga terpaksa tinggal di reruntuhan bangunan, tempat perlindungan darurat, serta tenda-tenda rapuh yang tidak mampu melindungi dari hujan lebat dan angin kencang. Kondisi tersebut menjadikan bencana alam berubah menjadi krisis kemanusiaan berskala besar.
Data Shelter Cluster Gaza yang dikutip UNRWA mencatat, hujan deras dan angin kencang akibat tekanan cuaca rendah pada 10–17 Desember menyebabkan 17 bangunan runtuh serta merusak lebih dari 42.000 tenda dan hunian darurat, baik rusak sebagian maupun total.
Situasi kian memburuk setelah gelombang baru cuaca ekstrem kembali menghantam Gaza sejak akhir pekan lalu. Otoritas pertahanan sipil setempat melaporkan dua orang tewas dan puluhan ribu tenda pengungsi tercerabut akibat terpaan angin kencang.
Warga Palestina yang mengungsi kini menghadapi risiko ganda, tinggal di tenda-tenda usang atau bangunan yang telah rusak berat akibat serangan berulang Israel sejak Oktober 2023. Minimnya perlindungan membuat kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak, semakin terancam keselamatannya.
Sejak Oktober 2023, serangan militer Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 71.200 orang dan melukai lebih dari 171.200 lainnya. Konflik tersebut juga menghancurkan infrastruktur sipil dan melumpuhkan sistem layanan dasar.
Meski gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober, Israel masih menutup sebagian besar penyeberangan Gaza dan membatasi masuknya rumah mobil serta material rekonstruksi. Kebijakan ini dinilai memperparah krisis kemanusiaan yang kini menimpa hampir 2,4 juta penduduk Gaza.
UNRWA menegaskan bahwa tanpa dibukanya akses bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi, warga Gaza akan terus menghadapi krisis berlapis akibat perang, pengungsian, dan dampak cuaca ekstrem yang kian sulit diatasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Dandim Agam bantah isu Kopdes Merah Putih di Sianok terisolir. Lokasi strategis di kawasan wisata dan mudah diakses warga.