KPK Dalami Investasi PPT Energy Trading, Dirut PT CEP Diperiksa
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
Gerbang Tol Prambanan setelah dibuka pada Rabu (2/7/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan kesiapan infrastruktur dan teknologi operasional jalan tol untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas kendaraan pada Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) menjadi pusat kendali utama dalam pengelolaan arus lalu lintas selama periode Nataru.
“JMTC adalah tulang punggung kendali operasi kami. Integrasi data lalu lintas, transaksi, dan kondisi lapangan secara seketika memungkinkan langkah antisipatif, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga penanganan darurat,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
JMTC beroperasi 24 jam sebagai pusat kendali terpadu yang mengintegrasikan pemantauan lalu lintas, pengelolaan operasional jalan tol, serta pusat komunikasi petugas layanan di seluruh ruas tol Jasa Marga Group.
Dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, JMTC memadukan lebih dari 3.000 unit kamera CCTV yang dilengkapi analitik berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem Weigh In Motion (WIM) untuk mendeteksi kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), serta traffic counting dan rasio Volume per Capacity (V/C).
Jasa Marga juga menyiapkan skenario pengendalian arus lalu lintas dengan pemantauan seketika di sejumlah titik strategis, seperti Gerbang Tol Kalikangkung, Gerbang Tol Cikampek Utama, dan Gerbang Tol Prambanan.
Sistem digital interaktif tersebut memungkinkan koordinasi cepat antara petugas JMTC dengan personel lapangan, termasuk unit patroli, ambulans, derek, serta posko lapangan apabila terjadi kondisi darurat.
Dengan penguatan sistem kendali dan intensifikasi patroli, Jasa Marga berharap puncak arus Nataru dapat dikelola secara proaktif sehingga perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan efisien.
Selain kesiapan teknologi, Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan secara matang, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta memantau informasi lalu lintas melalui kanal resmi perusahaan.
Pengguna jalan tol disarankan memanfaatkan aplikasi Travoy yang menyediakan informasi CCTV seketika, tarif tol, resi transaksi digital, serta fasilitas dan layanan di rest area sepanjang ruas tol Jasa Marga Group.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.