Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberi pengarahan kepada kepala daerah seluruh Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan ragu mencopot atau memecat pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas rakyat serta tidak setia mengabdi kepada negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan percepatan pembangunan Papua kepada para kepala daerah di Istana Negara, Selasa (16/12/2025). Dalam arahannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum dan mengusut berbagai bentuk penyelewengan.
“Kita tidak akan ragu-ragu copot, memecat pejabat yang tidak mampu, tanpa memandang bulu, tanpa melihat partai mana asal-usul, suku mana, agama mana, ras mana. Siapa yang tidak bisa setia menjalankan tugas rakyat, kita persilakan untuk berhenti dari jabatan-jabatan pengabdian kepada negara dan rakyat,” ujar Prabowo.
Prabowo menekankan peringatan tersebut bukan untuk menurunkan semangat para pejabat, melainkan justru untuk membangkitkan tekad bersama dalam menegakkan hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Menurut Prabowo, praktik korupsi, penyelewengan, penyalahgunaan kekuasaan, serta upaya mencari keuntungan pribadi atau kelompok dengan membiarkan kekayaan negara dicuri pada akhirnya akan memberatkan kehidupan rakyat Indonesia.
Oleh karena itu, pemerintah bersama para menteri Kabinet Merah Putih terus bekerja mengamankan aset dan kekayaan sumber daya alam negara agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.
“Kita mencari aset-aset, kita meneliti peraturan-peraturan, dan kita tidak segan-segan melakukan apa yang diperlukan sehingga semua kekayaan negara bisa kita amankan dan kita gunakan untuk kepentingan rakyat,” tegas Prabowo.
Pengarahan percepatan pembangunan Papua tersebut diikuti oleh 40 bupati dan wali kota, enam gubernur, serta 10 anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.
Presiden Prabowo memimpin pengarahan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.