Pendakian Semeru Ditutup 7-18 Agustus 2026, Ini Alasannya
Pendakian Gunung Semeru ditutup 7-18 Agustus 2026 untuk Hari Raya Karo. Pendaki wajib turun sebelum 7 Agustus pukul 16.00 WIB.
Pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Talumolo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (17/11/2023). Indonesia mengimpor beras dari India dan Thailand sebanyak 3 juta ton memperkuat cadangan pangan nasional pada 2024 di tengah pengaruh cuaca Super El Nino. /Antara/Adiwinata Solihin
Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pengalihan beras untuk penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak mengganggu stok pangan nasional menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia memastikan cadangan beras pemerintah tetap aman dan mencukupi.
Rizal menyampaikan bahwa penguatan stok hingga dua bahkan tiga kali lipat di wilayah terdampak merupakan pergerakan khusus yang tidak memengaruhi ketersediaan beras untuk kebutuhan akhir tahun di seluruh Indonesia.
“Oh enggak. Jadi moving tambahan yang dua bahkan tiga kali lipat ini, tidak akan mempengaruhi stok Natal dan tahun baru maupun stok (beras) nasional,” kata Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Bulog bahkan berencana mengeluarkan stok lebih banyak untuk mempercepat penyaluran bantuan sekaligus mempersiapkan kapasitas gudang menjelang puncak panen nasional 2026 yang diproyeksikan berlangsung pada Februari, Maret, dan April.
Menurut Rizal, penyaluran yang lebih cepat memberi ruang penyimpanan baru sehingga Bulog dapat menyerap gabah dan beras petani secara optimal.
Saat ini, stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional mencapai 3,8 juta ton. Distribusi tambahan difokuskan untuk kabupaten dan kota di tiga provinsi terdampak agar kebutuhan masyarakat cepat terpenuhi tanpa harus menarik pasokan dari Jakarta, Jawa Timur, Surabaya, atau wilayah lain.
“Nah, harapan kami makin banyak keluar, malah kami makin senang sehingga masih ada space, ruang gudang kami untuk bisa dimasukkan hasil panen di tahun 2026,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat meninjau Gudang Bulog Sarudik di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025), menyampaikan bahwa stok beras nasional tetap aman dengan jumlah yang sama, yakni 3,8 juta ton.
Ia menambahkan bahwa produksi beras di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat juga berada dalam kondisi surplus.
“Perlu kami sampaikan Aceh itu surplus 871 ribu ton, Sumatera Utara surplus 1 juta ton, Padang (Sumbar) surplus 500 ribu ton. Jadi ada surplus,” kata Amran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pendakian Gunung Semeru ditutup 7-18 Agustus 2026 untuk Hari Raya Karo. Pendaki wajib turun sebelum 7 Agustus pukul 16.00 WIB.
Polres Bantul mengintensifkan Gerakan Orang Tua Memanggil selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan kejahatan jalanan.
Menhaj Irfan Yusuf menegaskan Presiden Prabowo tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU Ke-35 dan membantah isu poros Istana.
Jari warga Nanggulan membengkak akibat cincin emas yang dipakai selama 25 tahun. Damkar Kulonprogo berhasil melepas cincin tersebut.
Mensos Gus Ipul meminta seluruh jajaran Kemensos memastikan MPLS Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026 berjalan lancar dan sesuai target.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp63.200 per kg, sementara telur ayam ras Rp29.150 per kg pada Jumat pagi.