Rute dan Tarif Trans Jogja 2026 Terbaru, Cek Jalur Lengkapnya
Cek rute dan tarif Trans Jogja 2026, mulai Rp500 untuk pelajar hingga Rp3.500 untuk pembayaran tunai.
Foto ilustrasi beras. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Posisi ketahanan pangan Indonesia disebut semakin menguat seiring lonjakan produksi dan turunnya ketergantungan impor. Stok beras nasional bahkan telah mencapai 4,3 juta ton dan ditargetkan naik menjadi 4,5 juta ton dalam waktu dekat.
Andi Amran Sulaiman menegaskan, capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa Indonesia mulai keluar dari tekanan sebagai negara pengimpor pangan. Dalam situasi krisis global, penguatan produksi dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas nasional.
“Kalau pangan tidak kita kuasai, negara bisa ditekan. Tapi hari ini kita buktikan, produksi naik, impor turun, dan Indonesia semakin kuat,” ujarnya dalam kegiatan di Lembang, Jawa Barat.
Menurut dia, pangan bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan bagian dari sistem pertahanan negara. Ketergantungan pada impor disebut sebagai titik lemah yang bisa dimanfaatkan negara lain, terutama saat terjadi gangguan pasokan global.
Data Kementerian Pertanian menunjukkan Indonesia kini telah mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis, meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.
Peningkatan produksi tersebut juga tercermin dari data internasional, termasuk laporan United States Department of Agriculture yang mencatat tren positif sektor pangan Indonesia.
Amran menilai langkah pengendalian impor yang diambil pemerintah mulai memberikan dampak luas, bahkan hingga memengaruhi dinamika harga pangan global. Sejumlah negara seperti Malaysia, Australia, Jepang, hingga Kanada disebut mulai mempelajari strategi Indonesia.
Selain pangan, pemerintah juga menaruh perhatian pada kemandirian energi sebagai bagian dari ketahanan nasional. Indonesia yang menjadi produsen crude palm oil terbesar di dunia dinilai memiliki peluang besar mengendalikan rantai industri melalui penguatan sektor hilir.
“Kalau pangan dan energi kita kuat, tidak ada negara yang bisa menekan kita,” tegas Amran.
Penguatan sektor pertanian juga disebut berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Program berbasis desa dinilai mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli, serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Melalui penguatan koperasi, rantai distribusi dipangkas sehingga keuntungan lebih besar dinikmati petani, sementara harga tetap terjangkau bagi konsumen.
“Kalau desa bergerak, ekonomi tumbuh, negara akan kokoh,” ujarnya.
Dengan kombinasi ketahanan pangan, kemandirian energi, dan hilirisasi sumber daya strategis, Indonesia dinilai berada di jalur menuju kekuatan global baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek rute dan tarif Trans Jogja 2026, mulai Rp500 untuk pelajar hingga Rp3.500 untuk pembayaran tunai.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.