Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
PM Jepang Sanae. /ANTARA.
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketegangan diplomatik China–Jepang kembali meningkat setelah Kedubes China mengeluarkan peringatan perjalanan akibat situasi keamanan yang disebut memburuk.
Peringatan itu disampaikan setelah laporan sejumlah ekspatriat China yang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan, mulai dari penghinaan hingga tindakan kekerasan. Kedubes meminta warganya lebih waspada saat beraktivitas di Jepang.
Namun, data kriminalitas dari Kemlu Jepang justru membantah klaim tersebut. Statistik resmi menunjukkan kasus yang melibatkan atau menimpa warga China tidak melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Kantor berita Jepang, Kyodo, melaporkan pada Kamis (27/11) peringatan tersebut meminta warga China di Jepang untuk meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri. "Banyak laporan terbaru dari para ekspatriat bahwa mereka dihina, dipukuli, dan dilukai tanpa provokasi," ucapnya.
Data kriminalitas yang diungkapkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang pada Jumat lalu membantah klaim China tersebut.
Data itu menunjukkan bahwa telah terjadi tujuh kasus pembunuhan dan 21 perampokan di Jepang yang melibatkan warga negara China antara Januari dan Oktober tahun ini, dibandingkan dengan 14 pembunuhan, 18 perampokan, dan tiga kasus pembakaran yang menimpa warga China pada periode yang sama tahun lalu.
Menurut laporan Kyodo, tanpa menyajikan data spesifik, Kedubes China mengatakan jumlah permintaan bantuan dari warga negaranya terkait diskriminasi terhadap mereka di Jepang telah "meningkat secara signifikan, terutama pada November."
Kedubes China juga menyoroti data yang dihimpun Badan Kepolisian Nasional Jepang yang menunjukkan jumlah kasus kriminal di negara itu meningkat dari sekitar 568.000 pada 2021 menjadi sekitar 738.000 pada 2024.
Pada Rabu, juru bicara Kemlu China Mao Ning mendesak Tokyo untuk memastikan keselamatan warga China di Jepang. "Banyak retorika ekstrem dan mengancam terhadap China bisa ditemukan di internet," katanya.
Dia juga mengatakan bahwa perwakilan diplomatik China di Jepang baru-baru ini "berkali-kali dilecehkan, baik secara daring maupun luring, oleh para provokator sayap kanan."
Setelah peringatan perjalanan terbaru itu keluar, sejumlah pengguna media sosial China menyerukan rekan-rekan senegaranya untuk menghindari perjalanan ke Jepang "agar tidak menimbulkan masalah" bagi negara mereka, menurut laporan Kyodo.
Pada 16 November, China juga mendesak warganya untuk mempertimbangkan kembali rencana melanjutkan pendidikan di Jepang dengan alasan keamanan.
Ketegangan dua negara dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di parlemen awal November bahwa keadaan darurat Taiwan karena penggunaan kekuatan militer oleh China bisa menjadi situasi yang mengancam kelangsungan hidup bagi Jepang, yang memungkinkannya menjalankan hak bela diri kolektif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.