Hujan Lebat di Fukui, 244.000 Warga Jepang Diminta Waspada
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Populasi panda raksasa di penangkaran China naik hampir 2 kali lipat pada 2025. ANTARA/Xinhua.
Harianjogja.com, CHENGDU—Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China melaporkan populasi panda raksasa di penangkaran naik menjadi 808 ekor, hampir dua kali lipat dalam satu dekade.
Hal ini diungkapkan Kepala Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China Liu Guohong, pada Jumat (21/11/2025) waktu setempat.
Pertumbuhan itu membentuk sebuah kelompok pengembangbiakan yang berkelanjutan untuk spesies tersebut, kata Liu dalam Global Panda Partners Conference 2025 yang diadakan di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya.
Populasi itu menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 422 ekor yang tercatat pada akhir 2015. Liu mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan penelitian pengembangbiakan yang ditingkatkan, termasuk membentuk sebuah aliansi inovasi nasional untuk konservasi panda raksasa, yang mengumpulkan sumber daya guna mempelajari isu-isu utama seperti keragaman genetik.
Upaya konservasi juga memanfaatkan teknologi canggih, dengan pihak berwenang mengerahkan sebuah sistem pemantauan "ruang-udara-darat" yang terintegrasi untuk melacak panda raksasa liar, kata Liu.
China meningkatkan perlindungan habitat panda raksasa. Sebanyak 73 cagar alam yang terisolasi diintegrasikan ke dalam Taman Nasional Panda Raksasa, yang luasnya mencapai 22.000 kilometer persegi.
Administrasi itu berjanji akan menyelaraskan strategi konservasi di masa depan dengan rekomendasi Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) untuk Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), yang menekankan upaya untuk terus meningkatkan keanekaragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem.
Berlangsung dari 20 hingga 22 November, konferensi itu terdiri dari sesi pleno, delapan sesi paralel, dan serangkaian kegiatan pendukung yang berfokus pada topik-topik seperti peradaban ekologi, budaya panda, dan pariwisata budaya.
Dikenal sebagai "kampung halaman panda raksasa", Sichuan memiliki habitat panda terbesar di dunia dan menjadi rumah bagi lebih dari 70 persen populasi panda raksasa liar di China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
Kekeringan Kulonprogo masih berlangsung. Sebanyak 630.000 liter air telah disalurkan untuk warga di lima kapanewon terdampak.