Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Ilustrasi pesawat jatuh. Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah jet tempur HAL Tejas India jatuh saat demo terbang di Dubai Air Show 2025 dan menewaskan pilot yang mengendalikan pesawat.
Pesawat tersebut jatuh dan menghantam landasan pacu di Bandara Internasional Al Maktoum, Dubai World Central, pada Jumat (21/11/2025).
Setelah tumbukan, pesawat langsung meledak dan menimbulkan bola api besar disertai kepulan asap hitam pekat. Tim darurat yang terdiri dari pemadam kebakaran, ambulans, polisi, dan helikopter segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dengan menyemprotkan busa tebal.
Para penonton yang memadati tribun utama menjelang penutupan pertunjukan udara dilaporkan mengalami kepanikan saat menyaksikan pesawat kehilangan kendali dan jatuh.
Angkatan Udara India (IAF) mengonfirmasi kecelakaan tersebut melalui pernyataan resmi: "pilot mengalami cedera fatal dalam kecelakaan itu." Mereka menambahkan, "IAF sangat menyesalkan hilangnya nyawa dan berdiri bersama keluarga yang ditinggalkan," seperti dilansir dari APNews.
Sebagai tindak lanjut, IAF membentuk pengadilan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Otoritas penerbangan Uni Emirat Arab juga akan melakukan penyelidikan independen.
Di lokasi kejadian, terlihat sebuah SUV berpelat diplomatik India bersama petugas keamanan yang menutup area kecelakaan. Kantor Media Dubai menyatakan tim darurat bergerak cepat menangani situasi.
Meskipun insiden fatal baru terjadi, pertunjukan udara dilaporkan dilanjutkan sekitar 30 menit kemudian dengan demonstrasi tim aerobatik Russian Knights, sementara kru darurat masih bekerja mengevakuasi area.
Profil HAL Tejas
Tejas merupakan pesawat tempur ringan buatan Hindustan Aeronautics Limited (HAL), perusahaan milik negara India. Jet ini menjadi tulang punggung utama dalam memperkuat armada tempur India di tengah meningkatnya aktivitas militer Tiongkok di kawasan Asia Selatan.
Pada September 2025, Kementerian Pertahanan India menandatangani kontrak pengadaan 97 jet Tejas dengan HAL yang rencananya akan mulai dikirim pada 2027. Sebelumnya, pada 2021, India juga telah memesan 83 unit yang pengirimannya tertunda akibat kekurangan mesin impor dari Amerika Serikat.
Faktor Pendukung Kecelakaan
Sehari sebelum kecelakaan, Biro Informasi Pers India membantah unggahan media sosial yang menuding salah satu jet Tejas mengalami kebocoran oli di Dubai Air Show. Mereka menegaskan rekaman tersebut hanya menunjukkan pembuangan kondensasi air secara rutin. Belum dapat dipastikan apakah pesawat dalam unggahan tersebut sama dengan pesawat yang jatuh.
Cuaca lembap dan berkabut yang melanda Dubai dalam dua hari terakhir diduga ikut memengaruhi kondisi demonstrasi udara, meskipun belum ada keterangan resmi terkait pengaruhnya terhadap kecelakaan. Catatan sebelumnya menunjukkan jet tempur Tejas pernah mengalami kecelakaan di Rajasthan, India tahun lalu, namun pilotnya berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Aston Villa juara Liga Europa 2026 usai mengalahkan Freiburg 3-0. Pangeran William menangis haru di tribun stadion.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
BTS dipastikan tampil di American Music Awards 2026 dan membawa tiga nominasi bergengsi termasuk Artist of the Year.
Kehadiran Megawati Hangestri membuat followers Instagram Hyundai Hillstate melonjak hingga tembus 150 ribu.
NTP DIY turun 2,89 persen pada April 2026. Kenaikan biaya produksi disebut menekan keuntungan petani.