9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Atlet renang nasional I Gede Siman Sudartawa ditemui di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Antara/Arindra Meodia
Harianjogja.com, JAKARTA—Atlet renang nasional I Gede Siman Sudartawa memastikan SEA Games mendatang menjadi ajang terakhirnya sebelum gantung kacamata. Ia bertekad mempertahankan emas di nomor andalannya, 50 meter gaya punggung.
"Ya, ini SEA Games terakhir saya. Persiapannya sekarang sudah masuk tahap khusus, lebih banyak ke power dan speed," kata Siman saat ditemui di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Siman menjelaskan, saat ini program latihan masih menunggu kepulangan pelatih kepala tim nasional renang Indonesia, Albert Sutanto, yang tengah mendampingi atlet di Islamic Solidarity Games.
Setelah itu, program latihan akan disesuaikan untuk persiapan akhir menuju SEA Games. Atlet berusia 31 tahun itu mengatakan keputusan menjadikan SEA Games kali ini sebagai ajang perpisahan sudah melalui pertimbangan matang.
Sebelumnya, Siman bahkan sempat berencana pensiun setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.
"Setelah PON sebenarnya mau berhenti, tapi coach Albert bilang, 'ayo sekali lagi SEA Games terakhir'. Junior-junior juga minta ditemani. Jadi akhirnya saya putuskan, ya sudah, ini SEA Games terakhir," ujar Siman.
Pada SEA Games mendatang, Siman menargetkan untuk mempertahankan medali emas di nomor 50 meter gaya punggung, yang sebelumnya berhasil ia menangi pada edisi sebelumnya.
Pada SEA Games 2023 Kamboja Siman meraih medali emas pada nomor 50 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 25,16 detik.
"Targetnya kalau bisa mempertahankan emas yang kemarin," ujar Siman. Seusai SEA Games, Siman berencana mengakhiri kariernya sebagai atlet. Ia membuka peluang untuk beralih menjadi pelatih atau melanjutkan pengabdian sebagai pegawai di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Meski puas dengan pencapaiannya selama berkarier, Siman mengaku masih memiliki satu target yang belum terpenuhi, yakni meraih medali di Asian Games.
"Sebenarnya masih ada cita-cita yang belum tercapai, medali di Asian Games. Di Asian Championship kemarin sudah dapat perunggu, tapi di Asian Games-nya belum,” kata Siman.
Namun, Siman menilai kesempatan tampil di Asian Games selanjutnya cukup berat mengingat faktor usia dan kondisi fisik.
"Umur sudah 31 tahun, kalau Asian Games tahun depan berarti 32. Badan sudah tidak terlalu mendukung," ujar Siman.
Dalam debutnya, Siman memenangi empat medali emas di SEA Games 2011 dan mencetak 2 rekor SEA Games.
Pada Olimpiade Musim Panas 2012, ia lolos sebagai peringkat 39 dan juga pembawa bendera untuk 2012 dalam upacara pembukaan.
Siman menjadi perenang Indonesia pertama yang berenang di semifinal Kejuaraan Akuatik Dunia setelah ia menempati urutan keenam belas secara keseluruhan dalam gaya punggung 50 meter di Kejuaraan Dunia Akuatik 2017 yang diadakan di Budapest, Hungaria.
Pada SEA Games 2021 Vietnam, ia juga meraih medali perunggu dalam gaya punggung 50 meter untuk Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.