Komisi III DPR Dukung Prabowo Larang Total Vape untuk Cegah Narkoba
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Menpora Erick Thohir. Antara/Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan keterlibatan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem bola basket nasional, terutama melalui pembinaan berkelanjutan di tingkat akar rumput hingga lingkungan sekolah.
Menurut Erick, pengembangan bola basket nasional tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, federasi olahraga, dan lembaga pendidikan.
Ia mengapresiasi kolaborasi antara FIBA, DPP Perbasi, dan MILO Indonesia dalam program Basketball for Good yang akan memperluas pembinaan bola basket di berbagai wilayah Indonesia.
“Saya sangat mengapresiasi MILO dan FIBA yang aktif dalam pengembangan olahraga di sekolah, jadi penandatanganan kerja sama itu merupakan langkah positif bagi olahraga bola basket,” kata Erick di Jakarta, Minggu.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pengembangan pelatih, wasit, hingga penyelenggaraan turnamen tingkat sekolah sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini.
Erick menilai bola basket merupakan salah satu cabang olahraga dengan basis penggemar yang besar di Indonesia sehingga memerlukan dukungan yang lebih luas agar pembinaannya dapat menjangkau berbagai daerah hingga tingkat akar rumput.
Ia menegaskan pembangunan olahraga nasional menjadi tanggung jawab bersama dan membutuhkan partisipasi aktif sektor swasta untuk memperkuat sistem pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.
Menurut Erick, kolaborasi antara DPP Perbasi, FIBA, dan sektor swasta diharapkan mampu membuka akses pembinaan bola basket yang lebih luas bagi pelajar sekaligus melahirkan talenta-talenta potensial dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih lanjut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga akan memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam membangun ekosistem olahraga nasional, khususnya pada sektor pengembangan sumber daya manusia olahraga.
Erick menambahkan, salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah meningkatkan jumlah pelatih dan wasit bola basket melalui program sertifikasi resmi.
Kemenpora nantinya akan melibatkan para guru yang memiliki minat terhadap cabang olahraga bola basket untuk mendapatkan sertifikasi resmi dari federasi sehingga dapat mendukung pembinaan di sekolah-sekolah.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kami harus membangun talenta nasional, jadi programnya merupakan sinergi antara Kemenpora, Bappenas, Kemendikdasmen, dan Kementerian Kebudayaan,” tambah dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.