Febri Diansyah Resmi Dampingi Febrie Adriansyah di Kasus TPPU
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Rekrutmen Tenaga Kerja - Ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyatakan kesiapannya untuk mengoordinasikan program pelatihan 500 ribu tenaga terampil untuk bidang pengelasan, perhotelan, perawatan kesehatan dan bidang lain.
"KP2MI akan berperan sebagai leading sektor dalam program ini," kata Mukhtarudin, Kamis (23/10/2025).
Pernyataan itu dia sampaikan dalam Kick-Off Meeting Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Gedung Ali Wardana, Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10).
Mukhtarudin mengatakan KP2MI akan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, lembaga vokasi milik pemerintah (pusat dan daerah), perguruan tinggi dan lembaga vokasi swasta, untuk menyiapkan tenaga kerja yang dilatih dengan pendekatan terintegrasi melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi dan penempatan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan program itu. KP2MI dan kementerian terkait akan merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi pasar kerja internasional, sehingga tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi ekspektasi pasar global.
"Kami berkomitmen untuk menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan siap bersaing di kancah internasional," katanya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto di Sidang Kabinet Paripurna, sejalan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar internasional.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja terampil, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam memperluas peluang kerja.
Untuk mendorong program tersebut, pemerintah menyiapkan Rp8 triliun untuk program penyiapan 500 ribu tenaga kerja untuk 500 ribu lapangan pekerjaan di luar negeri.
Airlangga mengatakan program itu untuk penciptaan tenaga kerja di bidang welder (juru las) dan hospitality, perawat dan sektor-sektor skils worker yang lain.
"Bapak Presiden di dalam sidang kabinet kemarin (memerintahkan) untuk mempersiapkan 500 ribu tenaga kerja kita yang di bidang welder dan hospitality," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementeriannya, Rabu.
"Ini tadi dalam pembahasan, Menteri P2MI diminta mengkoordinasikan dan anggaran yang disediakan sekitar Rp8 triliun," katanya.
Program itu akan dipimpin KP2MI dan melibatkan Kementerian dan lembaga terkait lain. Airlangga menjelaskan keterlibatan Kementerian P2MI dalam program itu adalah agar para calon pekerja Indonesia memiliki kesempatan bekerja di luar negeri.
"Jadi itu kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja. Dan nanti tentu dari segi demand side-nya diharapkan ini bisa dipekerjakan di luar negeri," katanya.
Program tersebut didorong oleh Presiden Prabowo menyusul pembicaraan bilateralnya dengan sejumlah kepala negara yang menyampaikan kebutuhan mereka untuk tenaga kerja dari Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Febri Diansyah resmi menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah dan mengungkap pemeriksaan awal dengan sekitar 20-30 pertanyaan dalam kasus TPPU.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong