Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Presiden RI Prabowo Subianto berfoto bersama dengan para siswi usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Harianjogja.com, JAKARTA—Rencana Presiden Prabowo Subianto mendirikan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mendapat respons positif dari anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief.
Ia menekankan, inisiatif ini sangat strategis untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) yang selama ini kesulitan menjangkau sekolah.
“Kami tentu mendukung rencana Presiden Prabowo untuk memperluas sasaran Sekolah Rakyat, terutama di daerah terluar, tertinggal dan terdepan," kata Habib kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/9/2025).
Untuk memastikan pendirian Sekolah Rakyat tepat sasaran, Habib mengingatkan pentingnya untuk terus dilakukan evaluasi, baik secara akademik maupun sosial. Dia menilai keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kebutuhan mendesak bagi anak-anak kurang mampu, khususnya di kawasan 3T.
“Kebijakan Presiden untuk membangun 500 Sekolah Rakyat di kawasan 3T harus mendapat dukungan penuh. Kawasan 3T harus dipastikan mendapatkan akses pendidikan, termasuk keberadaan Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Habib mengungkapkan hingga saat ini telah berdiri 100 Sekolah Rakyat, dan pada akhir tahun akan bertambah 65 titik, sehingga menjadi 165 Sekolah Rakyat.
BACA JUGA: Delapan Rumah Hancur, Tujuh Orang Terluka akibat Ledakan Pamulang Tangsel
“Ratusan Sekolah Rakyat ini bisa menjadi bahan evaluasi, baik terkait penyelenggaraan maupun menilai capaian peserta didik,” katanya.
Ia berharap ada evaluasi secara berkala dan terukur minimal setiap tiga bulan untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran program.
"Ini penting agar setiap kendala, seperti kekurangan fasilitas, model pembelajaran, ataupun kesiapan gedung, dapat diidentifikasi dan diatasi secara cepat,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui pembangunan 500 Sekolah Rakyat di kantong-kantong masyarakat termiskin di Indonesia.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025), Presiden menyebut saat ini sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi, dan jumlah tersebut akan bertambah menjadi 165 pada akhir September 2025.
“Tahun depan akan kita tambah 100 lagi, dan setiap tahun juga 100, sampai target 500 tercapai,” ujarnya.
Kepala Negara mengatakan sekolah-sekolah ini difokuskan untuk daerah kantong masyarakat termiskin, terutama pada kelompok ekonomi terbawah atau desil 1 dan 2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.