Ribuan Paket Beras SPHP Disalurkan ke Masyarakat

Newswire
Newswire Selasa, 09 September 2025 19:12 WIB
Ribuan Paket Beras SPHP Disalurkan ke Masyarakat

Penyaluran beras murah SPHP kepada masyarakat. /Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) saat ini mulai disalurkan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) ini berlangsung di lapangan parkir kantor pusat Pupuk Indonesia, Jakarta Barat.

Pemerintah menggelontorkan sekitar 43.665 ton beras stabilitas pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah. Program ini merupakan bagian dari penyaluran beras SPHP yang ditargetkan mencapai 1,3 juta ton untuk periode Juli-Desember 2025.

“Kami dalam mendukung Gerakan Pangan Murah Pemerintah, melaksanakan seremoni simbolis, membagikan voucher untuk masyarakat bisa membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan [SPHP]. Jumlahnya 2.574 paket beras SPHP,” kata Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dikutip Selasa (9/9/2025).

BACA JUGA: Penyaluran Beras SPHP di Ritel Modern Segera Dimasifkan

Kegiatan ini menjadi upaya Pupuk Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) memberikan kemudahan akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, salah satunya beras.

Pupuk Indonesia memberikan voucher yang bisa dimanfaatkan masyarakat, tenaga outsourcing dalam menebus paket beras SPHP. Setiap kepala keluarga yang memiliki voucher nantinya cukup membayar Rp 30.000 per paket kemasan 5 kg.

“Satu kantong kalau HET-nya itu kan Rp 62.500, nanti masyarakat bisa membeli dengan harga cukup Rp 30.000 per kemasan 5 kg, dan kita bagikan kepada masyarakat dan tenaga outsourcing. Jadi mudah-mudahan ini adalah tidak hanya menjadi inovasi, tapi juga kebermanfaatan sosial Perusahaan bagi masyarakat sekitar,” kata Rahmad.

Pupuk Indonesia menjadi salah satu BUMN yang dilibatkan pada program Gerakan Pangan Murah yang bersinergi dengan Kementerian Koordinasi Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN, TNI, Polri, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Pos Indonesia, ID Food, dan PT Perkebunan Nasional.

"Kami berharap beras yang kita bagikan bukan sekadar bahan pangan, melainkan sebagai simbol kepedulian kami kepada masyarakat. Inilah wujud nyata bahwa inovasi dan kebermanfaatan sosial berjalan seiring, menghadirkan harapan, menjaga ketahanan pangan, sekaligus mempererat hubungan Perusahaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Fahmi warga Kecamatan Kemanggisan, Jakarta Barat, mengaku sangat terbantu dengan program gerakan pangan murah yang diselenggarakan oleh Pupuk Indonesia.

“Saya merasa senang dengan program Pupuk Indonesia yang menyediakan beras SPHP, kami sangat terbantu karena bisa dapat beras dengan harga yang murah,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Burhanudin, warga Kecamatan Kemanggisan, Jakarta Barat. Pria yang sehari-sehari bekerja sebagai ojek online (ojol) ini mengaku senang karena dapat memenuhi kebutuhan beras dengan harga terjangkau.

“Terima kasih Pupuk Indonesia dengan program beras murahnya, kami terbantu dengan program beras murah ini,” kata Burhanudin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online