Zelenskyy Tuding Rusia Akan Datangkan 30.000 Tentara Korea Utara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Suasana Pasar Tanah Abang Blok G, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/9/2025) tampak sepi setelah aksi massa yang terjadi akhir Agustus 2025. (ANTARA/Aria Ananda)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat masih sepi dari pembeli, pada Selasa (2/9/2025), sejak demonstrasi terjadi di Jakarta pada 28–31 Agustus 2025.
Mariana, salah satu pedagang busana muslim di Blok G, misalnya, mengaku hanya bisa mengantongi paling banyak Rp200.000, seperempat dari pendapatan normalnya di hari-hari biasa.
"Iya sepi sekali, biasanya saya bisa dapat minimal sekitar Rp800 ribu sehari, tapi sekarang paling Rp200.000," kata Mariana ditemui di Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Hal senada juga disampaikan Idrus, pedagang kain di Blok B, yang menyebut penjualannya turun signifikan. Ia bahkan mengaku belum mendapat satu pun pembeli hari ini karena kondisi yang terus sepi.B
BACA JUGA: Hewan Misterius Serang Ternak Milik Warga di Purwosari Gunungkidul
"Sampai sekarang belum ada pembeli sama sekali, padahal biasanya setiap hari setidaknya ada transaksi," ujarnya.
Sementara itu, Hendra, pedagang pakaian pria di lantai dasar Blok A, menyebut aksi massa yang terjadi beberapa hari belakangan sangat berdampak pada animo masyarakat yang berbelanja di Pasar Tanah Abang.
Ia mengaku pendapatannya anjlok 40-70 persen dibanding hari biasa. Pada Selasa (2/9/2025) ini, sejak pukul 08.00-11.00 WIB, kondisi pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu memang tampak sepi. Sejumlah kios tampak tutup, sementara pedagang yang membuka lapak terus berteriak menawarkan barang kepada pengunjung yang jumlahnya terbatas.
Richard, salah satu pedagang kain, mengaku sempat menutup gerainya lebih awal saat aksi massa berlangsung. Pada Kamis (28/8/2025) lalu, ia mengaku hanya buka sampai siang padahal biasanya baru tutup lapak sekitar pukul 19.00 WIB.
"Tanggal 29 (Jumat) dan besoknya, malah tidak buka sama sekali. Sekarang sudah buka lagi, tapi pengunjung lebih sepi," katanya.
Menurutnya, kemungkinan banyak calon pembeli ragu datang berbelanja karena khawatir situasi belum sepenuhnya kondusif.
Meski demikian, tampak sejumlah pengunjung datang dan berbelanja di kawasan tersebut. Mereka mengaku sudah merasa aman dengan kondisi Jakarta, khususnya di wilayah Tanah Abang.
"Dari kemarin sudah terlihat (beberapa wilayah) lebih aman, jadi saya berani ke sini berbelanja," kata Dewi, salah seorang pengunjung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Survei Coursera 2026 menunjukkan 97 persen perusahaan di Indonesia kini lebih mengutamakan keterampilan dibanding ijazah dalam merekrut karyawan entry level.
Nissan Leaf Nismo resmi meluncur di Jepang dengan fokus pada handling dan desain sporty, bukan peningkatan tenaga. Cek spesifikasi lengkapnya!
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Maroko menamai jalan raya sepanjang 1.055 kilometer dengan nama Donald Trump. Langkah ini dinilai menjadi simbol kuat hubungan diplomatik AS dan Maroko terkait
Peretas curi 30 TB data militer dari IMCO, pemasok tank Merkava Israel. Dokumen sensitif dan cetak biru senjata diduga bocor dalam serangan siber ini.