Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga APBN hingga 2029
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Ilustrasi kapal (Freepik)
Harianjogja.com, PALU—Tiga awak KM Balama GT 27 ditemukan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi hilang kontak selama tiga hari di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Kapal tersebut akhirnya ditemukan terdampar di perairan Sulawesi Utara dan dievakuasi tim SAR gabungan ke daratan terdekat.
Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) atau Basarnas Palu Muh Rizal mengatakan KM Balama ditemukan oleh kapal KM Aldaisar pada koordinat 0°1'7.62"S - 124°25'24.00"E.
" Kapal itu ditemukan oleh kapal KM Aldaisar pada koordinat 0°1'7.62"S - 124°25'24.00"E, dengan jarak sekitar 84 NM dari titik terakhir sebelum hilang kontak," kata Rizal di Palu, Senin.
Titik penemuan tersebut telah masuk wilayah perairan Sulawesi Utara. Tiga awak kapal yang berada di dalam KM Balama dipastikan dalam kondisi sehat setelah tiga hari terombang-ambing di laut.
Ketiga awak tersebut yakni Ismail selaku Nahkoda, Hasan Usman dan La Alami. KM Balama GT 27 selanjutnya dievakuasi menuju daratan terdekat di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Gorontalo.
"Korban berhasil dievakuasi ke darat sekitar pukul 18.00 WITA," ujarnya.
Rizal menjelaskan pencarian pada hari ketiga dilakukan dengan memperluas area operasi. Tim rescue juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Gorontalo dan Kantor SAR Manado untuk mendukung proses pencarian.
Perluasan pencarian dilakukan setelah KM Balama belum ditemukan selama tiga hari sejak dilaporkan hilang kontak. Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengerahkan dua armada.
"Operasi SAR hari ketiga tim gabungan di turunkan dengan dua armada yakni KN SAR Bhisma dan *Rigid Buoyancy Boat (RBB) *milik Basarnas," tuturnya.
Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Luwuk, awak KN SAR Bhisma, personel Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut, Syahbandar Luwuk, BPBD, PMI Banggai Laut, pihak pemilik kapal dan masyarakat.
Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu proses pencarian hingga tiga awak KM Balama berhasil ditemukan. Menurutnya, keberhasilan operasi tersebut tidak terlepas dari koordinasi tim SAR bersama nelayan.
"Kami berterima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam operasi SAR. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara tim SAR dan nelayan," ucap Rizal.
KM Balama GT 27 sebelumnya hilang kontak setelah mengalami masalah teknis pada bagian mesin, yakni para as. Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Rakyat Kabupaten Banggai menuju Jorjoga, Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara.
Kapal mulai berlayar pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 01.00 WITA. Setelah mengalami gangguan teknis, KM Balama kemudian terombang-ambing hingga akhirnya ditemukan oleh KM Aldaisar di perairan yang telah masuk wilayah Sulawesi Utara.
Setelah tiga awak kapal berhasil dievakuasi ke daratan sekitar pukul 18.00 WITA, Basarnas menyatakan operasi pencarian KM Balama GT 27 telah selesai.
"Dengan ditemukan korban maka operasi pencarian telah selesai," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.