Turki vs Italia di Nations League: Prediksi, Susunan Pemain, dan Jadwal
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Maurene Comey/Associated Press
Harianjogja.com, JOGJA—Maurene Comey, putri dari James Comey, mantan direktur Biro Investigasi Federal (FBI) telah mengutuk Presiden Donald Trump. Kutukan itu dilayangkan Maurene Comey setelah dirinya dipecat dari posisinya sebagai jaksa federal di Amerika Serikat.
BACA JUGA: Donald Trump Beri Opsi Iran Negosiasi atau Dibom
Associated Press, Kamis (17/7/2025) waktu setempat mengungkapkan, Maurene Comey telah mengirim memo kepada rekan-rekannya dan memberikan keterangan bahwa dirinya dipecat tanpa alasan.
“Jaksa karir dapat dipecat tanpa alasan, ketakutan dapat meresap ke dalam keputusan mereka yang tersisa," tulis Maurene Comey dalam memo tersebut.
“Jangan biarkan itu terjadi,” katanya.
"Ketakutan adalah alat seorang tiran, yang digunakan untuk menekan pemikiran independen," tandas Maurene Comey.
Memo itu muncul satu hari setelah Comey dilepaskan dari perannya sebagai asisten pengacara AS di New York untuk Departemen Kehakiman.
Pemerintahan Trump belum memberikan alasan untuk pemecatan Comey. Tetapi posisinya telah lama dipandang rentan karena hubungannya dengan ayahnya, yang mengawasi penyelidikan dugaan kolusi antara kampanye Trump dan Rusia selama pemilihan presiden 2016.
James Comey telah dipecat oleh Trump di awal masa jabatan pertamanya. Akan tetapi mantan direktur FBI itu tetap menjadi subjek kemarahan presiden.
Dalam kesaksian kongres serta buku 2018, James Comey telah mengecam pendekatan "tidak etis" dan seperti mafia Trump terhadap kepemimpinan. Dia juga berpendapat bahwa keputusan Trump untuk memecatnya adalah upaya untuk melemahkan penyelidikan Rusia.
Sejak menjabat untuk masa jabatan keduanya, Trump dan sekutunya telah berusaha untuk membersihkan karyawan Departemen Kehakiman yang terlibat dalam kasus-kasus yang tidak dia setujui.
Mereka termasuk jaksa yang bekerja pada penuntutan penasihat khusus Jack Smith, saat ia mengejar dua dakwaan pidana federal terhadap Trump: satu karena menahan dokumen rahasia saat keluar dari kantor dan yang lainnya karena mencoba menumbangkan pemilihan 2020.
Kedua kasus itu dibatalkan ketika Trump terpilih kembali pada November 2024. Hal ini bertentangan dengan kebijakan Departemen Kehakiman. Akibatnya, aawal bulan ini bahwa lebih banyak jaksa karir, serta staf pendukung, yang terlibat dalam dakwaan Smith telah menghentikan pekerjaan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.