Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Higienis dan Aroma Tak Bercampur
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.
Ilustrasi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Mahasiswa vokasi harus menjadi punggawa utama transformasi digital Indonesia, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI).
Staf Khusus Menteri Alfreno Kautsar Ramadhan saat menyampaikan pesan Menteri Meutya Hafid di Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta, Jumat, mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pencetakan talenta digital nasional.
“Dengan belajar cakap digital ini, dengan belajar bagaimana cara menggunakan AI, teman-teman ini enggak akan tergantikan. Justru teman-teman menjadi pionir atau punggawa ketika AI masuk, ketika technological disruption masuk, teman-teman lah yang nanti akan mengoperasikan itu semua,” ujar Alfreno dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/6/2025).
Alfreno menyampaikan, kegiatan bertajuk Pengenalan dan Implementasi AI di Kota Jogja: Berdaya dengan AI untuk Generasi Cakap Digital ini menjadi momentum penting untuk menekankan arah kebijakan Komdigi dalam mencetak talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan.
“Ibu [Menteri Komdigi Meutya Hafid] menyatakan bahwa kampus ini harus menjadi contoh bahwa adanya medium atau wadah politeknik yang mendukung dan memimpin transformasi digital. Harapannya Ibu Menteri STMM itu nanti menjadi politeknik digital,” tutur Alfreno.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan sembilan juta talenta digital hingga 2030.
BACA JUGA: Resep Aneka Orek Tempe dari yang Klasik hingga Campur Teri
Untuk mencapainya, dibutuhkan ekosistem kolaboratif yang mempertemukan kampus, industri, dan pemerintah.
“The fast changing, the disruption of technologies itu yang dibutuhkan sudah bukan pemimpin-pemimpin yang filsuf mungkin, tapi talenta-talenta digital,” jelas Alfreno.
Kementerian Komdigi juga memperkuat strategi pengembangan sumberdaya manusia digital melalui kemitraan global, termasuk dengan Microsoft, yang baru-baru ini mengumumkan investasi sebesar US$1,7 Miliar di Indonesia untuk AI dan pelatihan digital.
Melalui investasi tersebut, ditargetkan dapat mencetak lebih dari 800 ribu talenta baru yang siap pakai.
Pesan penutup dari Menkomdigi Meutya Hafid yang disampaikan Alfreno menegaskan tanggung jawab generasi muda dalam membangun masa depan digital bangsa.
“Ibu Menteri ingin teman-teman menjadi generasi yang membangun bukan hanya menjadi penonton. Ibu ingin teman-teman menjadi inovator yang peduli menjadi pemimpin yang berani mengambil peran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.
Harga minyak dunia melonjak setelah Trump menolak tawaran damai Iran. Brent naik ke US$106,31 dan WTI US$93,62 per barel.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.