Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Donald Trump - Antara
Harianjogaja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjanjikan ada gencatan senjata di jalur gaza. Waktu kesepakatan yang disebut adalah pekan depan.
Hal itu disampaikan Presiden Trump kepada wartawan saat merayakan perjanjian Kongo–Rwanda di Gedung Putih pada Jumat (27/6/2025) waktu setempat. Sayangnya, Trump tidak memberikan penjelasan rinci kepada siapa ia berunding mengenai kesepakatan tersebut.
"Saya baru saja berbicara dengan beberapa orang yang terlibat. Situasinya sangat buruk... dan kami pikir dalam minggu depan, kami akan mencapai gencatan senjata, dan kami akan memasok, seperti yang Anda tahu, banyak uang dan banyak makanan ke daerah itu," katanya, dikutip Bloomberg.
Kedutaan Besar Israel di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Jumat malam. "Kami terlibat karena banyak orang yang meninggal," imbuh Trump.
Hingga saat ini, korban sipil di Gaza terus berjatuhan. Sebanyak 549 warga Palestina gugur dan 4.066 lainnya mengalami cedera saat menunggu bantuan pangan yang didistribusikan di lokasi yang dikelola Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), milik AS.
Menurut laporan Haaretz, Israel telah memberi perintah kepada tentaranya untuk menembaki warga Palestina tak bersenjata yang mencari bantuan di Gaza. Laporan tersebut mengutip tentara Israel yang tidak disebutkan namanya.
BACA JUGA: Harga Emas Antam Anjlok hingga Rp1,88 Juta per Gram, Buy Back Rp1,72 Juta per Gram
"Kami menembakkan senapan mesin dari tank dan melemparkan granat. Ada satu insiden di mana sekelompok warga sipil tertembak saat bergerak maju di bawah kabut," kata seorang tentara kepada Haaretz.
Pada saat yang sama, Trump mengecam klaim Ayatollah Ali Khamenei bahwa Iran memenangkan perang 12 hari terakhir dengan Israel.
Amerika Serikat telah memberi tahu Dewan Keamanan PBB bahwa serangannya terhadap Iran akhir pekan lalu bertujuan untuk "menghancurkan kapasitas pengayaan nuklir Iran dan menghentikan ancaman rezim ini memperoleh dan menggunakan senjata nuklir," menurut surat yang dilihat oleh Reuters.
Dalam pesan yang ditujukan kepada dewan beranggotakan 15 orang tersebut, pejabat Duta Besar AS untuk PBB, Dorothy Shea, mengatakan bahwa Washington tetap berkomitmen untuk mengejar kesepakatan dengan pemerintah Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.