Danantara Gandeng Tony Blair, Transformasi BUMN dan Tarik Investasi
Danantara gandeng Tony Blair Institute percepat transformasi BUMN, dorong investasi global, hilirisasi, dan daya saing Indonesia.
Kerja sama Indonesia-Australia/Shutterstock
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Indonesia dan Australia sepakat memperkuat kerja sama di bidang keimigrasian, penanganan pengungsi, serta keamanan regional.
BACA JUGA: Akun Instagram Masjid Jogokaryan Diblokir
Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Australia di Canberra, Australia, Senin (23/6/2025), Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) RI Yusril Ihza Mahendra menyampaikan apresiasi dan berbagai usulan strategis yang menunjukkan langkah konkret dari pemerintah Indonesia dalam kerja sama.
“Kami mewakili pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Australia atas informasi intelijen yang cepat dan rinci terkait jaringan penyelundupan manusia, yang menggunakan wilayah Indonesia sebagai jalur transit,” ujar Yusril, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Lebih lanjut, Menko juga menegaskan kembali komitmen pemerintah Indonesia untuk memperkuat kerja sama operasional dalam menanggulangi migrasi ilegal, termasuk melalui deteksi dini, operasi bersama, dan investigasi lintas batas.
Dirinya pun ingin mengusulkan agar dibentuk mekanisme pertukaran informasi yang aman dan bersifat real-time (terkini), khususnya terkait aktor kunci, aliran pendanaan, serta platform digital yang digunakan oleh jaringan penyelundupan.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Australia Tony Burke, yang didampingi oleh pejabat di lingkungan Kementerian Dalam Negeri Australia, menanggapi dengan positif pernyataan Menko Yusril.
“Secara garis besar saya menyetujui dan mendukung serta berkomitmen mewujudkan kerja sama yang lebih erat di bidang hukum, keimigrasian, penanganan pengungsi, serta keamanan, antara Australia dan Indonesia,” ujar Burke.
Adapun dalam pertemuan tersebut, Menko Kumham Imipas RI didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator (Kemenko) Kumham Imipas, Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono, dan rombongan delegasi.
Sebelumnya, Menko Kumham Imipas RI juga telah menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia di Jakarta, Kamis (12/6).
Audiensi kedua belah pihak mencerminkan hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Australia, khususnya dalam berbagai isu strategis di bidang hukum dan keamanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Danantara gandeng Tony Blair Institute percepat transformasi BUMN, dorong investasi global, hilirisasi, dan daya saing Indonesia.
Suporter Mesir memprotes keputusan wasit dan VAR usai kalah 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Indonesia dan India menyepakati restorasi Candi Prambanan serta konservasi situs UNESCO sebagai penguatan diplomasi budaya kedua negara.
Rumor iPhone lipat Apple 2026 disebut tertunda akibat masalah engsel. Caviar lebih dulu memperkenalkan iPhone Fold edisi mewah.
KAI Bandara mencatat 1,34 juta penumpang di DIY selama Semester I 2026. Penumpang KA Bandara YIA Reguler naik 5,05 persen.
Pemilik McLaren yang terbelah di Sukoharjo, YouTuber Andra, mengklarifikasi penyebab kecelakaan dan membantah mengemudi dalam kondisi mabuk.