Pelatih Panjat Tebing Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, 5 Korban Atlet
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Sidang kasus judi sabung ayam di PN Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/4/2025). Antara/I.C. Senjaya
Harianjogja.com, SEMARANG—Anggota Polrestabes Semarang, Jawa Tengah Aipda Junaedy terbukti sebagai penyelenggara judi sabung ayam di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Ia lantas dijatuhi hukuman 1 tahun enam bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang.
Putusan yang dibacakan Hakim Ketua Mira Sendangsari dalam sidang di PN Semarang, lebih ringan daripada tuntutan jaksa selama tiga tahun penjara. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 303 KUHP," katanya.
Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti sebagai penyelenggara judi sabung ayam yang dilaksanakan di belakang Pasar Banjardowo, Kota Semarang.
Hal tersebut, menurut hakim, berkesesuaian dengan keterangan para saksi yang dimintai keterangan di persidangan.
BACA JUGA: Anggota TNI Diusulkan Pakai Barcode untuk Penggunaan BBM, Anggota DPR: Agar Tidak Boros
Hakim juga menyatakan bahwa perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas perjudian. "Terdakwa berbelit-belit. Perbuatan terdakwa telah mencoreng korps kepolisian," katanya.
Aipda Junaedy sendiri diketahui telah 27 tahun bertugas di kepolisian. Dalam perkara tersebut, Juanedy diadili bersama Faisol Nur yang berperan sebagai pencatat di arena judi sabung ayam tersebut.
Terdakwa Faisol Nur dijatuhi hukuman delapan bulan penjara dalam perkara tersebut. Atas putusan tersebut, terdakwa Aipda Junaedy menyatakan pikir-pikir, sedangkan terdakwa Faisol Nur menyatakan menerima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.