Karhutla Way Kambas Dipadamkan, Polda Lampung Cari Penyebabnya
Polda Lampung menyelidiki titik awal dan penyebab karhutla di Taman Nasional Way Kambas setelah proses pemadaman selesai.
Viral di media sosial tulisan lorem ipsum di Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN). Tulisan ini menjadi bahan tertawaan warganet, pasalnya lorem ipsum adalah dami atau contoh sementara tulisan dalam penempatan sebuah desain visual. - ist/X
Harianjogja.com, JAKARTA—Viral di media sosial tulisan lorem ipsum di Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN). Tulisan ini menjadi bahan tertawaan warganet, pasalnya lorem ipsum adalah dami atau contoh sementara tulisan dalam penempatan sebuah desain visual.
Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengatakan bahwa masalah adanya tulisan "lorem ipsum" di tugu titik nol Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, seharusnya tidak terjadi.
Dia mengatakan masalah yang menjadi perbincangan warganet belakangan itu, dapat mengganggu kerja-kerja dan substansi pembangunan IKN di mata publik.
"Hal-hal ini mestinya tidak terjadi. Sekali lagi ini soal komunikasi publik yang harus dikelola dengan baik,” kata Khozin saat rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Otorita IKN di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Dia menjelaskan bahwa tulisan "lorem ipsum" adalah istilah yang akrab di kalangan praktisi desain grafis. Adapun tulisan tersebut biasa digunakan sebagai teks sementara untuk contoh penempatan tulisan di dalam sebuah desain.
Selain itu, dia pun mempertanyakan konsep pemindahan ASN ke IKN dari yang semula pindah permanen menjadi penugasan waktu tertentu.
"Bagaimana dengan soal efektivitas dalam membangun chemistry para ASN dengan model penugasan waktu tertentu ini?” katanya.
Dia juga menyinggung soal target pembangunan di IKN yang kerap meleset disampaikan oleh OIKN. Dia mencontohkan soal target pelaksanaan Salat Idulfitri dilaksanakan di IKN namun dalam kenyataannya meleset.
"Seperti informasi akan digelar salat Idulfitri di IKN, tapi ternyata meleset. Jadi poinnya harus presisi dalam menyampaikan informasi ke publik,” kata dia.
Untuk itu, dia pun mengingatkan agar Otorita IKN membuat target pembangunan IKN lebih realistis, agar dapat terpenuhi sesuai jadwal. Menurut dia, ketepatan dalam merealisasikan target di IKN akan memperkuat kredibilitas di mata publik.
"Target pembangunan harus realistis dan pastikan presisi. Ketika target meleset, maka pertaruhannya soal kredibilitas IKN,” kata legislator dari dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Lampung menyelidiki titik awal dan penyebab karhutla di Taman Nasional Way Kambas setelah proses pemadaman selesai.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.
Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta atlet muda Piala Raja 2026 menjunjung sportivitas, unggah-ungguh, dan semangat “Aku Iso”.
Kemenhut mewajibkan pemegang PBPH memperkuat pencegahan karhutla menghadapi cuaca ekstrem akibat El Nino 2026 dan 2027.
Kasus Ebola di RD Kongo mencapai 5.514 dengan 2.642 kematian. Sebanyak 10 negara memperketat pemeriksaan di perbatasan.
Pencurian motor di Kadipiro Solo kepergok warga. Seorang terduga pelaku ditangkap setelah dikejar hingga Gondangrejo, Karanganyar.