35 Pesawat Rusia hingga AS Siap Bantu Padamkan Karhutla
Kemenhub menerbitkan 35 izin pesawat registrasi asing dari delapan negara untuk memperkuat penanganan karhutla di Indonesia.
Tim Laboratorium Forensik Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kebakaran melanda Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Senin (24/8/2026). Petugas menyisir puing-puing bangunan rumah adat tersebut untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) malam./Antara-Ahmad Subaidi\r\n
Harianjogja.com, LOMBOK TENGAH—Pemerintah menyiapkan rencana pemulihan kawasan permukiman tradisional Suku Sasak di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, setelah kebakaran hebat melanda kawasan tersebut pada Sabtu (22/8) malam.
Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan Nusa Tenggara Barat telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendata dampak kebakaran sekaligus menyusun rencana tindak lanjut di Desa Adat Sade, wilayah Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan masif terhadap aset-aset kebudayaan. Berdasarkan pendataan awal, total terdapat 167 unit bangunan yang terdampak.
75 Rumah Adat dan 69 Toko Kerajinan Hangus
Kebakaran menghanguskan 75 rumah adat, 69 toko kerajinan, dan delapan lumbung alang. Api juga berdampak pada enam Berugak Sekepat, empat Berugak Sekenam Besar, satu masjid, satu Bale Beleq, satu toilet umum, satu gerbang desa, dan satu Pelonggo.
Tak hanya bangunan, sejumlah benda pusaka dan warisan budaya berharga milik masyarakat Sasak turut terbakar. Benda-benda tersebut antara lain keris, tombak, klewang, gendang beleq, gong tua, peralatan seni Peresean, dan naskah kuno berbahasa Sanskerta.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Desa Adat Sade merupakan aset budaya nasional yang tidak ternilai harganya. Karena itu, pemerintah memprioritaskan pemulihan kawasan tersebut.
Pada fase tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan pengamanan dan identifikasi objek budaya yang masih tersisa. Upaya penyelamatan dilakukan terhadap warisan budaya fisik maupun non-fisik.
Sisa Wastra hingga Manuskrip Kuno Diselamatkan
Untuk penyelamatan fisik, petugas akan melakukan penyisiran terhadap sisa-sisa reruntuhan. Langkah tersebut ditujukan untuk menemukan dan menyelamatkan sisa kain tenun (wastra), benda pusaka seperti keris dan tombak, serta fragmen manuskrip kuno yang hangus.
Sementara itu, penyelamatan non-fisik dilakukan melalui pendokumentasian ingatan, cerita rakyat, sejarah lokal, dan pengetahuan tradisional langsung dari para tetua adat. Upaya tersebut ditujukan untuk menjaga memori kolektif masyarakat Sade.
Kementerian Kebudayaan juga mengusulkan rekomendasi pemulihan dan rencana aksi bersama pemerintah daerah serta pemangku adat setempat. Rekomendasi tersebut mencakup pemulihan kondisi fisik, perekonomian, serta objek pemajuan kebudayaan di Desa Adat Sade.
Bangunan Akan Dipugar dengan Bahan Tradisional
Pemulihan kondisi fisik desa direncanakan melalui pemugaran bangunan dengan menggunakan bahan baku tradisional asli. Bahan yang akan digunakan antara lain kayu, bambu, ijuk, dan alang-alang.
Selain pembangunan kembali, pemerintah juga akan menambahkan fasilitas pendukung untuk memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran.
Pemulihan ekonomi masyarakat dilakukan dengan menyediakan sarana dan prasarana penunjang kegiatan ekonomi. Alat tenun dan perlengkapan menenun akan diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran untuk membantu memulihkan kondisi perekonomian masyarakat di desa adat.
Sementara itu, pemulihan objek pemajuan kebudayaan mencakup upaya rekonstruksi sejarah melalui duplikasi manuskrip kuno yang terbakar. Proses tersebut akan memanfaatkan koleksi manuskrip sejenis yang tersimpan di Museum NTB.
Pemulihan Desa Adat Sade Dibagi 4 Tahap
Rencana pemulihan Desa Adat Sade akan dilaksanakan dalam empat tahap, mulai dari tanggap darurat hingga penguatan keberlanjutan budaya.
Tahap I — Tanggap Darurat: pengamanan lokasi serta penyelamatan sisa material.
Tahap II — Asesmen dan Dokumentasi: pengukuran dan inventarisasi benda budaya.
Tahap III — Pelindungan dan Pemulihan: penyusunan kajian teknis serta pemulihan bangunan.
Tahap IV — Penguatan Keberlanjutan Budaya: digitalisasi dokumen dan peningkatan sistem kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.
Selain pemulihan pascakebakaran, Kementerian Kebudayaan juga akan mendukung pendataan aset budaya Desa Adat Sade.
Langkah tersebut dilakukan karena berdasarkan hasil penelusuran awal pascainsiden, Desa Adat Sade belum terdaftar dalam basis Data Pokok Kebudayaan (DAPOBUD) Kabupaten Lombok Tengah.
"Kementerian Kebudayaan siap bergerak sebagai Wali Data Masyarakat Adat untuk segera mengintegrasikan dan meregistrasi seluruh cagar budaya serta wilayah masyarakat adat secara nasional agar memiliki payung hukum pelindungan yang lebih kuat," kata Menteri Kebudayaan.
Dengan rencana tersebut, pemulihan Desa Adat Sade tidak hanya diarahkan untuk mengembalikan kondisi fisik kawasan yang terbakar. Pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan ekonomi masyarakat serta pelindungan kembali objek pemajuan kebudayaan yang terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub menerbitkan 35 izin pesawat registrasi asing dari delapan negara untuk memperkuat penanganan karhutla di Indonesia.
Pemkot Magelang mendorong transformasi layanan kesehatan yang inklusif melalui penguatan pencegahan, homecare, layanan primer, dan teknologi digital.
Daop 6 Jogja mencatat 38.266 penumpang menjelang libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, dengan Stasiun Jogja jadi pusat mobilitas.
Bansos BPNT dan PKH Agustus 2026 tidak diterima? Simak penyebab nama tidak masuk DTKS dan faktor yang membuat usulan ditolak.
KPK mengungkap pernah melakukan sosialisasi antikorupsi di Unsoed sebelum OTT Rektor Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Norman Arie Prayogo.
Pansus DPRD DIY menilai pencegahan bunuh diri perlu menyasar warga yang menghadapi penyakit berkepanjangan dan tekanan ekonomi.