14 Tahun UUK DIY, Malioboro Jadi Panggung Seni Memetri Jogja
Memperingati 14 tahun UUK DIY, Malioboro menjadi panggung seni Memetri Jogja Merawat Nusantara sekaligus donasi korban bencana NTT.
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Warga diminta mewaspadai cuaca ekstrem jika ingin berwisata atau balik seusai mudik Lebaran. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Jogja mengeluarkan peringatan dini terkait dengan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Rabu (2/4/2025) dan Kamis (3/4/2025).
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Jogja, Warjono, menyampaikan hujan lebat yang disertai kilat, petir, serta angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
“Walaupun intensitas hujan saat ini tidak selebat sebelumnya, kami memprediksi bahwa pada tanggal 2 dan 3 April akan terjadi cuaca ekstrem di seluruh wilayah Jogja,” ujar Warjono, Senin (31/3/2025).
BACA JUGA : Antrean di Pintu Tol Klaten Mengular hingga 1 Kilometer
Menurutnya, berdasarkan model prakiraan cuaca, kondisi di DIY pada 31 Maret dan 1 April masih berada pada kategori kuning, yang mengindikasikan potensi hujan sedang. Namun, pada 2 dan 3 April, status peringatan meningkat menjadi oranye, yang menunjukkan kemungkinan hujan lebat dengan risiko dampak yang lebih tinggi.
Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak cuaca ekstrem meliputi Kota Jogja, Sleman, Kulonprogo, Bantul bagian utara dan tengah, serta Gunungkidul bagian utara, termasuk Kapanewon Gedangsari, Semin, dan Ponjong. “Khusus wilayah Ponjong, perlu diwaspadai karena kondisi jalannya kecil dan curam, sehingga berisiko tinggi terhadap kejadian longsor atau gangguan perjalanan,” jelas Warjono.
Selain itu, cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi saat masyarakat masih dalam suasana Lebaran, di mana mobilitas warga untuk bersilaturahmi cukup tinggi. “Pada hari ketiga dan keempat Lebaran, biasanya masyarakat masih banyak yang bepergian untuk mengunjungi sanak saudara. Kami imbau agar tetap waspada dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum bepergian,” tambahnya.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terdampak cuaca ekstrem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memperingati 14 tahun UUK DIY, Malioboro menjadi panggung seni Memetri Jogja Merawat Nusantara sekaligus donasi korban bencana NTT.
Kalibiru Kulonprogo kini sepi pengunjung. Dari puluhan ribu wisatawan per bulan, kini hanya sekitar 100 orang. Pengelola bahkan menjual aset.
Sejak diresmikan tahun lalu, Griya Batik Jogja mulai disiapkan sebagai ruang edukasi sekaligus promosi batik Jogja
September 2026 tidak memiliki tanggal merah dari libur nasional dan cuti bersama. Simak daftar hari Minggu dan tanggal penting sepanjang September.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.