Timnas Basket Indonesia Gagal ke Perempat Final Asian Games 2026
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
Lokasi pengungsian warga Gaza /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Tentara Israel menangkap seorang warga Palestina yang terlibat dalam produksi film dokumenter yang memenangkan Oscar pada awal bulan ini, pada Senin (24/3/2025) malam di Tepi Barat.
Aktivis Palestina anti-pemukiman, Osama Makhamra, mengatakan pasukan Israel menahan Hamdan al-Harini -- kontributor film pemenang Oscar No Other Land -- saat pemukim ilegal menyerang komunitas Susya di wilayah Masafer Yatta, di sebelah selatan Hebron.
BACA JUGA: 50.000 Warga Palestina Meninggal Dunia Akibat Serangan Udara Israel
Pada 2 Maret, film No Other Land meraih penghargaan Oscar untuk kategori film dokumenter terbaik di ajang Academy Awards ke-97 di Los Angeles, AS. Film yang disutradarai Basel Adra, Yuval Abraham, Hamdan Ballal, dan Rachel Szor ini menyoroti pengusiran paksa keluarga Palestina dari rumah mereka di Masafer Yatta oleh pemerintah Israel.
Dalam pidato penerimaan penghargaan, para pembuat film menyerukan penghentian pembersihan etnis terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Makhamra menjelaskan bahwa penangkapan al-Harini terjadi saat pemukim ilegal menyerang Susya. Setelah kejadian itu, pasukan dan polisi Israel tiba di lokasi serta menahan tiga orang, termasuk al-Harini.
Harian Israel Haaretz melaporkan bahwa "puluhan pemukim menyerang warga Palestina di Susya pada Senin," menyebabkan al-Harini terluka.
Saksi mata dan aktivis internasional mengatakan kepada Haaretz bahwa para pemukim memukul kepala al-Harini, merusak tangki air, mencuri kamera keamanan, dan menghancurkan kaca mobil.
Saat dibawa ke rumah sakit dengan ambulans Bulan Sabit Merah, tentara Israel -- beberapa dari mereka adalah bagian dari unit darurat pemukim -- menghentikan kendaraan, menangkap al-Harini, dan menyerahkannya kepada pasukan lainnya, tambah koran tersebut.
Aktivis perdamaian asal Amerika yang berada di lokasi menghubungi polisi, tetapi aparat keamanan dilaporkan tidak turun tangan, sementara para pemukim melarikan diri ketika tentara tiba.
“Pasukan Israel membawa ketiga tahanan dengan tangan diborgol dan mata tertutup, meskipun salah satu di antaranya terluka,” ujar Makhamra.
Hingga kini, nasib para tahanan masih belum diketahui, dan otoritas Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Sebelumnya pada Senin, Makhamra mengungkap bahwa sekitar 30 pemukim Israel menyerbu Susya, melepaskan tembakan ke udara, dan menyerang warga.
Jihad Nuwaja, kepala dewan lokal Susya, membenarkan bahwa empat warga Palestina mengalami luka dan memar akibat serangan para pemukim.
Ketegangan di Tepi Barat terus meningkat, di mana setidaknya 937 warga Palestina telah tewas dan hampir 7.000 lainnya terluka akibat serangan tentara Israel dan pemukim ilegal sejak agresi ke Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Pada Juli lalu, Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan bahwa pendudukan Israel di wilayah Palestina merupakan tindakan ilegal dan menyerukan pengosongan semua permukiman di Tepi Barat serta Yerusalem Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan.
HMI Jogjakarta menggelar aksi di Polda DIY, menuntut penanganan serius kasus dugaan kekerasan seksual di Ponpes Ash-Sholihah Sleman.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Gempa M5,6 mengguncang barat daya Bayah Banten pada Senin sore. BMKG memastikan gempa berkedalaman 10 km itu tak berpotensi tsunami.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.