Presiden Prabowo Terkait Retreat Bupati & Gubernur di Akmil: Kalau Ragu Boleh Mundur!

Newswire
Newswire Kamis, 20 Februari 2025 12:17 WIB
Presiden Prabowo Terkait Retreat Bupati & Gubernur di Akmil: Kalau Ragu Boleh Mundur!

Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik ratusan kepala daerah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Prabowo berpesan kepada seluruh kepala daerah untuk segera mengikuti retret atau pembekalan di Akademi Militer, Magelang, pada 21–28 Februari 2025. /Antara.

Harianjogja.com JAKARTA—Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik ratusan kepala daerah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Prabowo berpesan kepada seluruh kepala daerah untuk segera mengikuti retret atau pembekalan di Akademi Militer, Magelang, pada 21–28 Februari 2025.

Prabowo mengultimatum jika ada kepala daerah yang tidak kuat atau ragu diperbolehkan untuk muncur. Presiden Prabowo memastikan akan menjumpai mereka lagi pada retreet, serta mengimbau mereka untuk kuat menjalankan pembekalan itu.

BACA JUGA : MPR Kirim Undangan Pelantikan Prabowo-Gibran ke SBY dan Megawati

"Saya kira saya tidak akan lama karena kita akan jumpa dalam retret yang akan dilaksanakan oleh Menteri Dalam Negeri di Magelang. Saya akan jumpa saudara di situ dan mudah-mudahan saudara akan kuat. Yang ragu-ragu boleh mundur," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Presiden menekankan bahwa kepala daerah yang terpilih merupakan pilihan rakyat yang akan menjadi pelayan rakyat. Kepala Negara meminta agar para kepala daerah dapat mengabdi maksimal untuk rakyat.

"Saya sampaikan, marilah kita mengabdi kepada rakyat, kita berbuat yang terbaik untuk rakyat kita," kata Presiden.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa 40 pemateri telah disiapkan untuk kegiatan retret atau pembekalan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, mulai 21–28 Februari 2025.

BACA JUGA : Gelar Syukuran Pelantikan Presiden, PP DIY Sebut Prabowo Milik Seluruh Masyarakat Indonesia

Bima menjelaskan mulanya Kemendagri berencana menghadirkan seluruh menteri Kabinet Merah Putih (KMP) yang berjumlah 48 orang untuk menjadi pemateri. Kemendagri mempertimbangkan waktu pelaksanaan retret yang padat dan perlunya menghadirkan pemateri dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) untuk membicarakan wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online