18 Orang Tewas saat Berdesakan di Stasiun New Delhi

Newswire
Newswire Minggu, 16 Februari 2025 15:47 WIB
18 Orang Tewas saat Berdesakan di Stasiun New Delhi

Orang-orang, termasuk peziarah Hindu dalam perjalanan untuk menghadiri "Maha Kumbh Mela", atau Festival Pitcher Agung, berdesakan untuk naik kereta di Stasiun Kereta Api New Delhi di New Delhi, India, 15 Februari 2025. ANTARA/REUTERS/Stringer/pri.

Harianjogja.com, NEW Delhi - Sebanyak 18 orang dinyatakan meninggal dunia karena berdesakan di stasiun kereta api New Delhi, India. Demikian laporan media setempat NDTV.

"Setidaknya 18 orang tewas akibat desak-desakan pada Sabtu sore di stasiun kereta api New Delhi," menurut pejabat setempat kepada NDTV mengutip pejabat dan petugas medis setempat NDTV pada Sabtu.

Sementara itu, menurut kepala dokter Rumah Sakit LNJP New Delhi, 11 orang lainnya terluka dalam insiden tersebut.

Perdana Menteri Narendra Modi kemudian menyampaikan belasungkawanya atas kejadian di stasiun New Delhi tersebut.

"Saya mengucapkan belasungkawa kepada semua yang kehilangan anggota keluarganya dan saya berdoa supaya yang cedera dapat segera pulih," kata Modi melalui media sosial X.

Ia pun memastikan pejabat setempat siaga "membantu semua yang terdampak peristiwa desak-desakan tersebut."

Menurut direktur dinas pemadam kebakaran Delhi, Atul Garg, kepada harian The Hindu, penyebab desak-desakan tersebut masih belum diketahui.

Namun, laporan awal menunjukkan bahwa pembatalan dua perjalanan kereta api ke Prayagraj atau Allahabad untuk ritual ziarah Kumbh Mela mengakibatkan desak-desakan dan kekacauan di dua peron stasiun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara - Sputnik

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online