KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Bus milik PO Madjoe Muda Mandiri tercebur ke sawah seusai menabrak mobil pikap di Ngawi, Minggu (5/1/2025)./Solopos.com-Polres Ngawi
Harianjogja.com, NGAWI—Kecelakaan maut yang melibatkan bus milik PO Madjoe Muda Mandiri jurusan Ponorogo–Jakarta berpelat AE 7469 UB dan mobil pikap berpelat D 8331 XW terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi-Mantingan Km. 12-13, tepatnya di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi Jawa Timur, Minggu (5/1/2025) pagi.
Kejadian ini bermula saat bus hendak menyalip truk trailer di ruas jalan penghubung Ngawi–Solo dari arah barat, diduga kurang memperhatikan kondisi kepadatan kendaraan.
Sementara dari arah berlawanan sedang melaju mobil pikap yang dikemudikan Supii, 52, warga Dusun Kapohan, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Diduga, sopir Bus milik PO Madjoe Muda Mandiri yang tengah memacu kecepatan tinggi tidak dapat mengendalikan laju busnya. Di saat yang bersamaan jarak antara bus dan mobil pikap terlalu dekat sehingga kecelakaan adu banteng tidak dapat dihindarkan.
Kanit Gakkum Satlantas PolresNgawi, Iptu Parsidi menyampaikan setelah mengalami tabrakan bus kemudian oleng hingga masuk ke area persawahan milik warga. Sedangkan sang sopir diketahui menghilang dari TKP sesaat setelah tabrakan terjadi. “Hingga saat ini identitas sopir bus masih belum diketahui, saat kami datang ke lokasi si sopir sudah tidak ada di TKP,” ujar dia.
Sementara sang sopir mobil pikap, Supii, harus meregang nyawa karena terjepit kabin mobilnya yang sudah ringsek di bagian depan karena bertubrukan dengan bus.
Korban lantas dibawa ke RSUD dr. Soeroto untuk dilakukan visum. Sedangkan dua penumpang yang ada di mobil pikap mengalami luka-luka dibawa ke RSI At-Tin Husada untuk mendapat perawatan. “Korban meninggal ada satu, posisinya terjepit di kabin mobil pikap. Sedangkan korban luka ada 2 dan sudah mendapat perawatan medis,” lanjut dia.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, aparat kepolisian melakukan olah TKP untuk mengetahui kronologi dan penyebab terjadinya kecelakaan. Sopir bus yang diduga melarikan diri juga tengah dilakukan pengejaran. ”Kami telah lakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab terjadinya kecelakaan, sopir bus yang tidak ada ditempat kami lakukan pencarian,” jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
Menikah di KUA mulai dilirik warga Kulonprogo. Selain gratis, faktor kepraktisan, waktu, dan fleksibilitas resepsi turut menjadi alasan.
Polri menyiapkan anjungan cetak SKCK secara mandiri. Simak cara membuat SKCK online hingga mencetaknya tanpa ke kantor polisi.
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 27 September 2026. Skateboard, bulu tangkis, panahan, menembak hingga hoki bertanding.