Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Para siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Plalangan di Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur, panik berhamburan keluar ketika atap kelas mereka ambruk di tengah kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Sabtu. /Antara.
Harianjogja.com, JEMBER—Para siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Plalangan di Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur, panik berhamburan keluar ketika atap kelas mereka ambruk di tengah kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Sabtu.
Dua siswa terjatuh dan mengalami luka ringan akibat kepanikan yang terjadi saat atap kelas ambruk, tetapi keduanya sudah diizinkan pulang ke rumah masing-masing setelah diobati.
"Saat saya mengajar tiba-tiba terdengar kayu yang mau roboh, sehingga saya langsung menyuruh anak-anak keluar ruangan agar tidak tertimpa reruntuhan," kata guru SDN 03 Plalangan Ayu Ardani kepada sejumlah wartawan di Jember.
BACA JUGA : Pascaplafon Ambruk, Siswa SDN Terban Bantul Belajar Tanpa Plafon
Menurutnya semua siswa sudah keluar ruangan dan tidak lama kemudian atap ruang kelas ambruk menimpa sejumlah fasilitas belajar, sehingga aktivitas belajar dihentikan sementara. "Ruang kelas 4 rusak berat dan tidak bisa digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar," tuturnya.
Ambruknya atap ruang kelas 4 SDN 03 Plalangan menyebabkan ruang kelas lain juga terdampak, sehingga ruangan kelas 1-6 tidak dapat digunakan karena kondisi gedung yang berpotensi roboh karena lapuk.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Penta Satria menyatakan kondisi atap bangunan SDN 03 Plalangan yang sudah rapuh dan lapuk menjadi penyebab kejadian nahas tersebut.
"Sebelum terjadi peristiwa atap sekolah ambruk terdapat beberapa puing-puing sekolah yang berjatuhan saat kegiatan belajar mengajar," katanya.
BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-hati apabila terjadi cuaca hujan disertai angin kencang.
BACA JUGA : Banyak Sekolah di Gunungkidul Perlu Diperbaiki, Ini 10 Titik yang Disasar Tahun Ini
"Kami juga mengimbau agar setiap sekolah melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap kondisi gedung mereka, mengantisipasi ada yang berpotensi roboh karena lapuk atau rusak karena bencana," ujar Penta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.