PBB Serukan Pemimpin Dunia Prioritaskan Kebijakan Iklim

Newswire
Newswire Senin, 11 November 2024 23:17 WIB
PBB Serukan Pemimpin Dunia Prioritaskan Kebijakan Iklim

Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. ANTARA - Anadolu Agency

Harianjogja.com, JAKARTA—PBB menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk memprioritaskan tindakan iklim dan reformasi keuangan yang mendesak dengan menekankan biaya ekonomi dan manusia akibat tidak bertindak.

"Tujuan keuangan iklim yang ambisius bukanlah amal, itu adalah kepentingan diri sendiri bagi setiap negara," kata Sekretaris Eksekutif Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), Simon Stiell, dalam pidato pembukaan di COP29 di Baku, Senin.

Tujuan keuangan iklim yang baru dan ambisius, lanjutnya, termasuk negara terbesar dan terkaya. Oleh karenanya, Stiell mendorong peralihan ke energi bersih dengan investasi yang diproyeksikan mencapai dua  triliun dolar AS (Rp31.393 triliun) pada 2024.

Ia pun menyerukan agar negara-negara menyepakati jalan keluar dari kekacauan tersebut. "Krisis ini mempengaruhi setiap individu di dunia, dengan satu atau cara lain,” katanya.

Pejabat PBB itu juga menyerukan agar Artikel 6 pada Kesepakatan Paris diselesaikan untuk memperbolehkan pasar karbon internasional dan memperingatkan bahwa jika suhu global terus meningkat tanpa pengendalian, maka seluruh ekonomi global akan terpuruk.

Konferensi Perubahan Iklim ke-29 (COP29) untuk UNFCCC dimulai di Baku pada Senin yang mengumpulkan pemimpin dunia, pembuat kebijakan, dan aktivis dengan komitmen baru untuk mengatasi krisis iklim yang semakin intens. Acara tersebut akan berlangsung hingga 22 November dengan diskusi tentang pemanasan global, adaptasi iklim, dan keberlanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online