Gempa Kolombia, Korban Tewas Terus Bertambah Menjadi 190 Orang
Korban gempa Kolombia bertambah menjadi 190 orang. Sebanyak 1.679 orang terluka dan ratusan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Penembakan jendela - ist/Freepik
Harianjogja.com, TANGERANG—Seorang pria berinisial SH (44), diduga menjadi korban peluru nyasar saat melintas di Jalan Gading Golf Boulevard, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi melalui keterangan tertulis diterima di Tangerang, Selasa mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin (4/11) lalu dengan terdapat satu korban.
"(Saat mengecek) bahwa pintu mobil berlubang dan terdapat peluru yang mengenai kaki," katanya.
Ia menjelaskan kejadian itu bermula saat korban tengah mengendarai mobil ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, saat perjalanannya, korban merasakan sakit pada kakinya sehingga memutuskan menepi terlebih dahulu untuk mengecek.
"Pas di cek kakinya alami luka," ucapnya.
BACA JUGA: Kejagung Periksa 3 Hakim Penerima Suap Kasus Ronald Tannur
Atas kejadian itu, korban langsung melakukan perawatan ke rumah sakit terdekat dan melaporkan ke Polsek Pagedangan, guna dilakukan tindakan lebih lanjut terkait peristiwa yang dialaminya.
"Ditangani Sektro Pagedangan," kata Ade.
Sementara itu, Kapolsek Pagedangan, AKP Daniel Dirgala mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan terkena peluru nyasar.
Pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap korban dan terdapat luka memar pada bagian kakinya.
"Tidak (berlubang). Lukanya memar di kaki, kayanya gegara hentakkan karena kaget," ujarnya.
Sebagai langkah awal dalam penanganan kasus tersebut, Polsek Pagedangan saat ini telah berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik Mabes Polri sebagai upaya penyelidikan.
"Kita sementara investigasi dulu, memperdalam dulu dan berkoordinasi dengan tim Forensik Mabes Polri," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Korban gempa Kolombia bertambah menjadi 190 orang. Sebanyak 1.679 orang terluka dan ratusan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.