Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus di Masjid Istiqlal, Kamis (5/9 - 2024). Ist
Harianjogja.com, JOGJA–Presiden RI Prabowo Subianto resmi menunjuk Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama (Menag). Imam Besar masjid Istiqlal ini diangkat sebagai Menag menggantikan Yaqut Cholil Qoumas.
Penunjukan Nasaruddin Umar sebagai Menag dilakukan pada Minggu (20/10/2024) di Istana Kepresidenan bersama sejumlah menteri lainnya dalam Kabinet Merah Putih (KMP) Periode 2024-2029.
Sebelum resmi ditunjuk sebagai Menag, Nasaruddin berkisah soal pemanggilannya yang tiba-tiba oleh Prabowo. Ia dipanggil Prabowo untuk datang ke kediamannya di Kartanegara.
"Saya betul-betul sangat surprise ya. Saya enggak menyangka dan saya kaget, saya nggak pernah membayangkan," kata Nasaruddin
Profil Nasaruddin Umar
Dikutip dari berbagai sumber, Nasaruddin Umar merupakan salah satu tokoh Islam Indonesia yang memiliki pengaruh. Selain dikenal sebagai Imam Besar masjid Istiqlal, pria kelahiran Ujung-Bone, Sulawesi Selatan ini pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI dari tahun 2011 sampai 2014.
Banyak karya ilmiah tentang Islam yang telah diciptakan sebagai sumbangan yang tak ternilai untuk dunia Islam Indonesia dan ia juga adalah penulis dari 12 buku diantaranya Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Quran (Paramadina, 1999), yang menjabarkan hasil penelitian mengenai bias gender dalam Quran.
Nasaruddin Umar juga merupakan pendiri organisasi lintas agama untuk Masyarakat Dialog antar Umat Beragama dan pernah menjabat sebagai Dirjen di Departemen Agama. Ia juga adalah anggota dari Tim Penasehat Inggris-Indonesia yang didirikan oleh mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair. Banyak penghargaan yang telah diperoleh atas kerja dan karya yang beliau ciptakan.
Pendidikan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Kuota Pertalite 2026 berisiko jebol hingga 490.000 KL. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik sampai Desember 2026.
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.