Daftar Tol yang Larang Truk Sumbu 3 Selama Mudik Lebaran 2026
Pemerintah melarang truk sumbu 3 melintas di sejumlah tol mulai 13–29 Maret 2026 untuk kelancaran arus mudik Lebaran.
Presiden Jokowi saat mendarat di Bandara IKN. - Muchlis Jr / Biro Pers Sekretariat Presiden.
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) merayu investor agar segera merealisasikan investasinya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mumpung tanahnya masih murah. Orang nomor satu di Indonesia ini juga mengungkap bahwa harga tanah di IKN saat ini masih murah dan akan naik di tahun depan.
Untuk itu, dirinya meminta para calon investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk dapat berbondong-bondong segera merealisasikan investasinya di IKN pada tahun ini.
Bahkan, orang nomor satu di Indonesia itu menyinggung bahwa tanah di IKN bisa saja naik harganya hingga 10 kali lipat pada tahun depan. Untuk itu, dirinya meminta agar para investor dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
“IKN ini hati-hati harga tanahnya memang sekarang masih murah pada tahun ini, tapi tahun depan kita tak tahu bisa 2 kali, 3 kali lipat, 5 kali lipat, bahkan sampai 10 kali lipat. Jadi perlu saya ingatkan [kalau] mau berinvestasi tahun ini,” jelasnya saat melakukan groundbreaking investasi di IKN, Rabu (25/9/2024).
BACA JUGA: Jokowi Bagikan Cerita Detik-detik Mendarat Perdana di Bandara IKN
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono sempat membocorkan harga tanah di IKN. Dia menjelaskan, penetapan harga tanah itu dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) pada 2023.
Selain itu, harga tanah juga sudah direviu dan disetujui oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Dia menuturkan, bahwa harga tanah di IKN bervariasi, tergantung dengan letak lokasinya. Namun, dipastikan harga tanah saat ini masih di bawah Rp1 juta per meter persegi.
"Macam-macam [harganya], tergantung lokasinya. Antara Rp400.000 sampai Rp800.000 per meter persegi," kata Basuki saat ditemui di kantor Kementerian PUPR, Jumat (12/7/2024).
Lebih lanjut, Basuki mengungkapkan bahwa lokasi tanah yang sudah ditetapkan berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP 1A. Dia menyebut, penetapan harga tanah di kawasan tersebut sudah dilakukan sejak 2023.
Dengan demikian, bila benar harga tanah bakal naik hingga 10 kali lipat pada tahun depan, nilainya diproyeksi bakal mencapai Rp4 juta hingga Rp8 juta per meter persegi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah melarang truk sumbu 3 melintas di sejumlah tol mulai 13–29 Maret 2026 untuk kelancaran arus mudik Lebaran.
Penerimaan PBB-P2 Bantul mencapai Rp34,8 miliar hingga Juni 2026. Pemkab menyiapkan insentif bagi kalurahan yang melunasi pajak tepat waktu.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Presiden Prabowo meresmikan pembangunan Blok Masela senilai Rp376,02 triliun yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 hingga 2030.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul berencana menyambungkan potensi wisata di wilayahnya dengan sektor industri agar kian maksimal.